Golkar Gelar Rapat Mendadak Jelang Sidang E-KTP, Ada Apa?

Reporter

Ketua Umum terpilih Partai Golkar, Setya Novanto dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengibarkan bendera partai saat penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, 17 Mei 2016. Setya Novanto memilih Idrus Marham tetap sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar. TEMPO/Johannes P. Christo

TEMPO.COJakarta - Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat mendadak menjelang persidangan kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP, besok, Kamis, 9 Maret 2017. Pertemuan itu dilaksanakan ketika Dewan sedang dalam masa reses sejak 24 Februari lalu hingga 14 Maret mendatang.

Seorang politikus Golkar menuturkan, pertemuan itu bertujuan membicarakan beberapa politikus Golkar yang disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi e-KTP yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun dari nilai total anggaran Rp 5,9 triliun. "Kasus ini meresahkan," ujarnya.

Baca juga: Ketika Para Saksi E-KTP Berkata, Setya Novanto sampai Anas

Keresahan muncul karena Ketua Umum Setya Novanto pernah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus ini. Setya juga disebut berperan besar dalam perkara tersebut. Selain memeriksa Setya, KPK telah memeriksa sejumlah politikus Golkar, yakni Chairuman Harahap, Agun Gunanjar, dan Markus Nari. Senin lalu, Ketua Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan DPP Golkar Yorrys Raweyai mengatakan, selain di tingkat pusat, keresahan terjadi hingga level pengurus Golkar daerah.

Baca pula: Pengamat Harapkan KPK Punya Nyali Bongkar Habis Kasus E-KTP

Kemarin, rapat berlangsung di Lantai 12 gedung DPR, kantor Fraksi Golkar. Rapat itu dihadiri pelaksana tugas Ketua Fraksi, Kahar Muzakir, Sekretraris Fraksi Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Wakil Sekretaris Fraksi Muhammad Sarmuji. Selain itu, ada Ace Hasan Syadzily, Agun Gunanjar Sudarsa, Ridwan Hisjam, Adies Kadir, dan Ibnu Munzir.

Seusai rapat, Kahar membantah fraksinya membahas kasus e-KTP. Menurut dia, rapat tersebut membicarakan pemilihan kepala daerah dan verifikasi partai pada tahun ini. Dalam kasus e-KTP, ucap dia, pihak partai menyerahkannya kepada KPK. "Kalau terbukti melanggar hukum dan putusan sudah inkracht, biasanya dipecat," ujarnya.

Silakan baca: Kasus E-KTP, KPK: Bersabarlah Soal Nama-nama yang Terseret

KPK mulai menyelidiki kasus e-KTP sejak 2014. Selama dua tahun, KPK baru menetapkan dua tersangka, yakni Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan sekaligus pejabat pembuat komitmen, Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman.

HUSSEIN ABRI DONGORAN | AHMAD FAIZ | AHMAD RAFIQ

Video Terkait:
Berkas Kasus Korupsi Pengadaan e-KTP Siap Disidangkan
Terkait Kasus E-KTP, Anggota DPR Ade Komarudin Diperiksa KPK
Anas Urbaningrum Diperiksa KPK Terkait Proyek E-KTP






Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

7 hari lalu

Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

PPP tak mempermasalahkan langkah sejumlah kadernya mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan.


Membaca Kode Jokowi Soal Capres Saat Pidato di HUT Perindo

18 hari lalu

Membaca Kode Jokowi Soal Capres Saat Pidato di HUT Perindo

Dalam acara ulang tahun Partai Perindo, Jokowi turut berpesan agar tidak terlalu lama mendeklarasikan Capres dan Cawapres.


Relawan Jokowi Kunjungi Partai Golkar, Ketum Projo: Ini Pertemuan Pertama Kali ke Kantor Partai Politik

18 hari lalu

Relawan Jokowi Kunjungi Partai Golkar, Ketum Projo: Ini Pertemuan Pertama Kali ke Kantor Partai Politik

Relawan Jokowi menyatakan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, bukan hanya membahas soal calon presiden.


KIB Bakal Usung Ganjar Sebagai Capres Jika Tidak Diusung PDIP

27 hari lalu

KIB Bakal Usung Ganjar Sebagai Capres Jika Tidak Diusung PDIP

Bima menjelaskan, partainya telah membuka keran komunikasi informal dengan Ganjar.


Ridwan Kamil Siap Diusung Jadi Cawapres, Akhir Tahun Berlabuh ke Partai

27 hari lalu

Ridwan Kamil Siap Diusung Jadi Cawapres, Akhir Tahun Berlabuh ke Partai

Ridwan Kamil disebut-sebut sedang menjalin komunikasi intensif dengan Partai Golkar.


Ace Hasan Sebut Ridwan Kamil Intens Lakukan Pertemuan dengan Partai Golkar

30 hari lalu

Ace Hasan Sebut Ridwan Kamil Intens Lakukan Pertemuan dengan Partai Golkar

Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa Partai Golkar sudah melakukan pertemuan intens dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil


Airlangga Hartarto Bilang Jokowi Sudah Tahu Nama Capres dari KIB

35 hari lalu

Airlangga Hartarto Bilang Jokowi Sudah Tahu Nama Capres dari KIB

Menurut Airlangga Hartarto, untuk penentuan capres-cawapres, KIB selalu berkonsultasi dengan Jokowi.


Tinggalkan Partai NasDem, Wanda Hamidah Bergabung ke Partai Golkar

37 hari lalu

Tinggalkan Partai NasDem, Wanda Hamidah Bergabung ke Partai Golkar

Wanda Hamidah mengaku dipinang oleh Golkar beberapa bulan yang lalu. Menganggap Golkar tempat yang tepat untuk berjuang dan berkarya.


Airlangga Bilang Golkar Sudah Panas untuk Hadapi Pemilu 2024

41 hari lalu

Airlangga Bilang Golkar Sudah Panas untuk Hadapi Pemilu 2024

Airlangga menyebut para kadernya siap memenangkan Golkar di 514 kabupaten/kota.


Gelar Jalan Sehat, Airlangga Bilang Golkar Solid Hadapi Pemilu 2024

41 hari lalu

Gelar Jalan Sehat, Airlangga Bilang Golkar Solid Hadapi Pemilu 2024

Airlangga menjelaskan hari ulang tahun partai Golkar akan memecahkan rekor MURI yang diikuti peserta sejumlah 1,5 juta di 514 kabupaten atau kota.