Pengurus Partai Pendukung Ahok Konsolidasi di Kantor Oesman Sapta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oesman Sapta Odang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Oesman Sapta Odang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus partai pendukung pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) bertemu dengan Ketua Umum Hanura Oesman Satpa Odang. Pertemuan dilakukan di kantor OSO Group, milik Oesman Sapta, Selasa, 7 Maret 2017.

    Berdasarkan pantauan Tempo, pertemuan digelar di lantai 19 Gedung The Citi Tower, Jalan Sudirman, Jakarta. Hadir antara lain Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal NasDem Nining Indra Saleh, Ketua Umum PPP Djan Faridz, Sekretaris Jenderal Hanura Syarifuddin Sudding, serta Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang.

    Baca juga: Ahok Dielu-elukan di Acara Partai Hanura

    Saat ditanya mengapa jumlah pengurus partai pendukung yang hadir sedikit, Oesman menjawab singkat. "Sedikit saja kita menang, apalagi ditambah," kata Oesman diiringi tawa.

    Dalam undangan kepada awak media, disebutkan tujuan pertemuan adalah untuk silaturahmi dan konsolidasi para sekretaris jenderal partai politik pendukung Ahok-Djarot di Pilkada DKI putaran kedua.

    Pertemuan ini dilakukan tertutup untuk media. Rencananya, seusai pertemuan, mereka akan memberikan pernyataan pers terkait konsolidasi yang dilakukan.

    Simak pula: PKB Kunjungi Balai Kota Jakarta, Ahok: Mereka Teman Semua

    Seperti diketahui, Pilkada DKI akan berlangsung dua putaran. Ini setelah pada putaran pertama yang digelar pada 15 Februari lalu, tidak ada pasangan yang berhasil mengumpulkan 50 persen+1 suara. Di putaran kedua akan mempertemukan pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. Pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua akan digelar pada 19 April 2017 mendatang.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.