WNI Terduga Teroris Ditangkap di Malaysia, Ini Langkah Kemlu  

Reporter

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Christiawan Nasir. TEMPO/Natalia Santi

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir membenarkan kabar penangkapan warga negara Indonesia yang diduga ikut merencanakan aksi teror di Malaysia.

Arrmanatha memastikan WNI yang ditangkap bersama enam tersangka lain pada 21 Februari lalu itu mendapatkan bantuan konsuler dari Kedutaan Besar RI di negeri jiran tersebut.

“Pada 1 Maret 2017, KBRI (di Kuala Lumpur) sudah mendapat akses bertemu dengan yang bersangkutan. Dia dalam keadaan baik,” ujar Arrmanatha saat ditemui di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Senin, 6 Maret 2017.

Baca: Malaysia Umumkan 7 Tersangka Teroris Termasuk Satu WNI

Arrmanatha menolak membeberkan identitas lengkap WNI yang ditangkap oleh Kepolisian Malaysia tersebut. “Inisialnya AA. (Identitas) kan kita tak berikan sebelum proses lengkap dibuka, sekarang masih proses investigasi.”

Menurut Arrmanatha, AA sudah memberi pengakuan mengenai rencana berangkat ke Suriah. Pria berusia 28 tahun itu pun diketahui masuk ke Malaysia pada pertengahan Februari 2017.

“Tentunya KBRI sudah menyampaikan bila dia membutuhkan bantuan hukum. Kepolisian Malaysia akan memproses dia karena dugaan ikut perencaaan aksi teror di sana (Malaysia),” ujar Arrmanatha.

Baca: Bantuan Hukum Indonesia untuk Tersangka Teroris di Malaysia

Terkait informasi yang menyatakan bahwa AA sempat diusir dari Turki saat hendak masuk ke Suriah untuk bergabung dengan jaringan radikal ISIS pada Juni 2016, Arrmanatha belum bisa memastikan hal itu. Dia berujar bahwa Kemlu RI pun berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, untuk mendalami kasus AA.

“Kami belum tahu detail. Informasi (penangkapan AA) ini kita sampaikan pada pihak terkait di sini (Indonesia) untuk cari latar belakang yang bersangkutan,” kata dia.

YOHANES PASKALIS






Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

2 hari lalu

Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Kemenlu RI membantah.


Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

4 hari lalu

Kementerian Luar Negeri : Tak Ada Normalisasi Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

Sebelumnya, Indonesia dilaporkan media Israel mengirim delegasi ke Negeri Bintang Daud untuk menggelar pertemuan rahasia.


Kementerian Luar Negeri Waswas dengan Perkembangan Perang Ukraina

4 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Waswas dengan Perkembangan Perang Ukraina

Kementerian Luar Negeri RI berharap konflik antara Rusia dan Ukraina bisa mencapai satu solusi.


Korea Selatan Hadapi Ageing Population, Peluang Tingkatkan Pengiriman TKI Terampil

9 hari lalu

Korea Selatan Hadapi Ageing Population, Peluang Tingkatkan Pengiriman TKI Terampil

Kementerian Luar Negeri RI mendorong peningkatan pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) terampil atau semi terampil ke Korea Selatan


Kementerian Luar Negeri Tanggapi Kapal Cina Mondar-mandir di Natuna

11 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Tanggapi Kapal Cina Mondar-mandir di Natuna

Kementerian Luar Negeri menanggapi kabar mengenai kapal Cina yang disebut melintas di wilayah Natuna, Riau, dalam satu minggu terakhir.


Amerika Tak Mau Dikaitkan dengan Kunjungan mantan Duta Besar Bill Richardson

11 hari lalu

Amerika Tak Mau Dikaitkan dengan Kunjungan mantan Duta Besar Bill Richardson

Amerika Serikat membantah keterlibatan pihaknya dalam kunjungan Mantan Duta Besar AS untuk PBB Bill Richardson ke Rusia.


Menlu Retno: Persiapan KTT G20 On The Right Track

15 hari lalu

Menlu Retno: Persiapan KTT G20 On The Right Track

Dua bulan menjelang pertemuan tingkat tinggi G20, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut Indonesia sudah siap baik dari segi logistik dan substansi.


Dipilih Jadi Menteri Luar Negeri Inggris, Ini Rekam Jejak James Cleverly

18 hari lalu

Dipilih Jadi Menteri Luar Negeri Inggris, Ini Rekam Jejak James Cleverly

James Cleverly sudah lama menjadi pendukung setia pada Liz Truss, yang merupakan mantan bosnya saat menjadi Menteri Luar Negeri Inggris


Faktor Keamanan Jadi Pertimbangan Vladimir Putin ke KTT G20 Bali

21 hari lalu

Faktor Keamanan Jadi Pertimbangan Vladimir Putin ke KTT G20 Bali

Kantor Kepresidenan Rusia sejauh ini belum memastikan partisipasi Putin, apakah akan hadir di KTT G20 secara tatap muka atau virtual.


Kementerian Luar Negeri Amerika Izinkan Penjualan Peralatan Tempur ke Taiwan

23 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Amerika Izinkan Penjualan Peralatan Tempur ke Taiwan

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyetujui proposal penjualan peralatan militer ke Taiwan senilai USD 1,1 miliar (Rp 16 triliun).