Menlu Australia Julie Bishop Temui JK, Ini yang Dibicarakan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop (kanan) di Kantor Wapres, Jakarta, 21 Maret 2016. ANTARA FOTO

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop (kanan) di Kantor Wapres, Jakarta, 21 Maret 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop pada Senin, 6 Maret 2017. Dalam pertemuan itu, mereka membicarakan peluang untuk meningkatkan hubungan perdagangan antara kedua negara.

    "Pertemuan ini sangat konstruktif untuk meningkatkan investasi dan hubungan perdagangan," kata Bishop, seusai pertemuan yang dilakukan di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

    Baca: Menlu Australia Julie Bishop Blusukan di JFW 2017  

    Dalam pembicaran itu juga dibahas mengenai rencana  Australia membuka kantor konsulat di Surabaya. Bishop mengatakan rencana ini telah diumumkan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull dalam kunjungan Jokowi ke Australia akhir Februari lalu.

    Pembukaan kantor konsulat Australia di Surabaya direncanakan dilakukan pada akhir tahun 2017. Sebelumnya, Australia juga telah membuka kantor konsulatmya di Makassar pada pertengahan 2016.

    Baca juga: Konjen Australia Berfokus pada Perdagangan dan Investasi

    "Jadi, saya telah bicara dengan Wakil Presiden tentang peluang-peluang yang kami yakini ada untuk meningkatkan perdagangan dan investasi," kata Bishop.

    Bishop juga menyampaikan soal peluang untuk meningkatkan kunjungan turis di kedua negara. Dia mengatakan, satu juta warga Australia mengunjungi Indonesia setiap tahunnya. "Kami ingin melihat peningkatan jumlah warga Indonesia yang berkunjung ke Australia," kata Bishop.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.