Polri: FPU 8 Bersih dari Penyelundupan Senjata di Sudan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Satgas FPU Indonesia VIII melakukan yel-yel saat upacara pemberangkatan Satgas FPU Indonesia VIII ke Sudan di Mabes Polri, Jakarta, 17 Desember 2015. Polri memberangkatkan kontingen Garuda Bhayangkara 2016 sebanyak 140 personel untuk bergabung dengan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Sudan. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Anggota Satgas FPU Indonesia VIII melakukan yel-yel saat upacara pemberangkatan Satgas FPU Indonesia VIII ke Sudan di Mabes Polri, Jakarta, 17 Desember 2015. Polri memberangkatkan kontingen Garuda Bhayangkara 2016 sebanyak 140 personel untuk bergabung dengan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Sudan. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Kepolisian RI Brigadir Jenderal Rikwanto memastikan 139 anggota kepolisian penjaga perdamaian Formed Police Unit (FPU) 8 yang bertugas di Sudan tidak terlibat dalam penyelundupan senjata api. Polri, Kedutaan Besar Sudan, dan Kementerian Luar Negeri sudah memeriksa dugaan penyelundupan senjata tersebut.

    “Kesimpulan akhirnya, tim FPU 8 Garuda tidak terbukti membawa senjata tersebut, mereka bersih,” kata Rikwanto di kantornya, Senin, 6 Maret 2017.

    Tim FPU 8 tiba di Tanah Air pada Ahad, 5 Maret 2017. Para polisi yang bertugas di Sudan, Afrika Utara, itu mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pukul 11.55 WIB. Mereka langsung dibawa ke Pusat Pelatihan Multifungsi Polri di Cikeas, Jawa Barat, menggunakan lima bus.

    Rikwanto berujar, tim FPU 8 sempat tertahan hingga 43 hari di Sudan lantaran diduga terlibat penyelundupan senjata. Namun, dari hasil investigasi, ucap di, sistem keamanan bandara yang menjadi faktor kasus itu muncul.

    “Ini karena sistem pengamanan bandara yang masih mudah disusupi pihak mana pun,” ujar Rikwanto.

    Saat ini, tugas FPU 8 telah dilanjutkan oleh tim FPU 9 yang sudah berada di Sudan.

    Polri pertama kali mengirim satgas FPU ke misi pemeliharaan perdamaian PBB-Uni Afrika di Darfur, Sudan, pada 15 Oktober 2008. Program ini dilegalisasi dengan perjanjian antara Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam MoU disebutkan Polri mengirimkan FPU Polri yang terdiri atas 140 personel kepolisian dengan penugasan selama satu tahun.

    DANANG FIRMANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.