Duta Besar Inggris Ajak Mahasiswa Indonesia Studi ke Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dubes Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Moazzam Malik, dalam jumpa pers di kediamannya di Jakarta, 19 Desember 2014. Tempo/Natalia Santi

    Dubes Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Moazzam Malik, dalam jumpa pers di kediamannya di Jakarta, 19 Desember 2014. Tempo/Natalia Santi

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mendorong pelajar maupun mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi ke Inggris. Menurut dia, pendidikan di Inggris sangat terbuka untuk masyarakat Indonesia. "Pendidikan Inggris sangat terbuka, satu dari enam mahasiswa yang kuliah di universitas-universitas di Inggris berasal dari luar negeri," kata dia dalam pembukaan pameran pendidikan Inggris di Fairmont Hotel Jakarta, Sabtu, 4 Maret 2017.

    Moazzam menuturkan kualitas pendidikan di Inggris baik. Ia menyebutkan 4 dari 10 universitas terbaik di dunia berasal dari Inggris. Sedangkan 20 dari 100 universitas terbaik dunia pun berasal dari Inggris.

    Baca juga: Belajar ke Inggris?British Council Gelar Pameran Universitas

    Moazzam menilai pelajar maupun mahasiswa Indonesia yang akan studi ke Inggris tidak perlu khawatir untuk berdaptasi. Selain pendidikan yang sangat terbuka, Inggris juga memiliki penduduk yang beragama Islam. Di London, kata dia, ada sekitar 10-15 persen jumlah penduduknya beragama Islam.

    Menurut Moazzam, penduduk muslim akan lebih banyak ditemui di Kota Brimingham. Ia menyebutkan sekitar 30 persen dari jumlah penduduk di kota itu beragama Islam. Untuk keseluruhan, ada sekitar 5 persen dari penduduk Inggris yang beragama Islam. "Hampir tiga juta jiwa," kata dia.

    Moazzam mengatakan tinggal di Inggris juga sangat nyaman. Ia berujar ketika para mahasiswa libur atau berada di luar kelas maka mereka bisa menikmati pengalaman baru yang luar biasa. Misalnya menikmati musik, hiburan, hingga pariwisata berserajah. "Saya kira tawaran Inggris di bidang pendidikan tinggi sebenarnya tidak bisa dibandingkan."

    Moazzam menambahkan, menurut kajian, kuliah di Inggris lebih berhasil dalam bidang karier ke depan. Bahkan bisa memperoleh gaji yang lebih tinggi. Ia meyakini mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris akan menjadi pemimpin di berbagai macam bidang.

    Selain itu, pendidikan di Inggris juga terbilang lebih murah dibanding Amerika Serikat, Australia, dan Singapura. "Itu menurut kajian independen yang dilakukan bank HSBC," kata dia.

    Sementara itu hari ini, British Council menggelar pameran pendidikan tinggi Inggris di Jakarta. Organisasi internasional tersebut menghadirkan sebanyak 62 institusi pendidikan asal Inggris yang ikut dalam pameran yang berlangsung di Fairmont Hotel, 4-5 Maret 2017. Pameran bertema Study UK Discover You Education Exibition tersebut juga akan diselenggarakan di tiga dua kota lainnya. Yaitu Surabaya pada 7 Maret dan Yogyakarta pada 9 Maret 2017.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.