Jalan ke Sumatera Barat Putus, Polda Riau Siapkan Alternatif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan bermotor menerobos genangan air yang membanjiri ruas jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, 28 Februari 2017. ANTARA/Rony Muharrman

    Sejumlah kendaraan bermotor menerobos genangan air yang membanjiri ruas jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, 28 Februari 2017. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Hujan deras yang mengguyur Riau dan Sumatera Barat beberapa hari terakhir membuat sejumlah ruas jalan penghubung kedua provinsi terputus akibat banjir dan tanah longsor. Kepolisian Daerah Riau menyiapkan jalur alternatif di lintas tengah.

    "Banjir menggenangi jalan, sehingga tidak dapat dilalui," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, Jumat, 3 Maret 2017.

    Baca: Warga Riau Waspadai Banjir Kampar  

    Guntur berujar, titik banjir dan longsor terjadi di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Banjir turut menggenangi ruas jalan yang menjadi satu-satunya akses penghubung Riau-Sumatera Barat. Tanah longsor yang terjadi di Desa Tanjung Alai dan Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota, menutup badan jalan.

    Untuk memperlancar arus lalu lintas, ucap Guntur, polisi menyiapkan jalur alternatif dari Riau menuju Sumatera Barat melewati jalur memutar lintas tengah Kuantan Singingi dan Kiliran Jao.

    "Kami keluarkan imbauan kepada pengguna jalan yang menuju Sumatera Barat agar melalui jalur alternatif via Kabupaten Kuantan Singingi," tuturnya.

    RIYAN NOFITRA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.