Istiqlal Siap Jadi Tempat Raja Salman Salat Jumat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Salman beserta Presiden Jokowi melangsungkan salat Tahiyatul Masjid usai tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta, 3 Maret 2017. Kunjungannya Raja alman di Istiqlal usai berkunjung ke DPR dan akan bertemu dengan para ulama di Istana Negara. TEMPO/Subekti

    Raja Salman beserta Presiden Jokowi melangsungkan salat Tahiyatul Masjid usai tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta, 3 Maret 2017. Kunjungannya Raja alman di Istiqlal usai berkunjung ke DPR dan akan bertemu dengan para ulama di Istana Negara. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Protokoler Masjid Istiqlal Abu Huraira Abdul Salam mengatakan pihaknya siap menjadi tuan rumah jika Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menunaikan salat Jumat di Masjid Istiqlal. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi kedatangan Raja Salman untuk menunaikan salat Jumat nanti.

    “Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari protokol kerajaan, tapi kami sudah siap,” kata Huraira saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 3 Maret 2017.

    Baca juga:
    Begini Kekaguman Raja Salman Atas Sejarah Masjid Istiqlal
    Warga Penuhi Masjid Istiqlal, Raja Salman Mengira Didemo

    Ia mengatakan persiapan Masjid Istiqlal belum berubah setelah kunjungan Raja Salman pada Kamis, 2 Maret 2017. Persiapan meliputi lift dan kursi untuk Raja Salman. “Yang jadi masalah nanti mungkin keamanan,” kata dia. Sebab, pengunjung masjid biasanya membeludak karena ibadah salat jumat.

    Ia pun mengatakan pihaknya telah menyiapkan khatib salat Jumat. Pengelola masjid pun bersiap untuk menyiapkan penerjemah untuk Raja Salman jika diperlukan. “Khatib tidak akan berubah kalau Raja Salman, kecuali kalau mereka ingin penerjemah bahasa Arab,” kata dia.

    Pada Kamis kemarin, Raja Salman juga melakukan salat tahiyat masjid saat melakukan kunjungan ke Masjid Istiqlal. Dalam kunjungan yang didampingi Presiden Joko Widodo itu, Raja Salman juga menghadiahkan cendera mata ke pengelola Istiqlal.

    Raja Salman memberikan cendera mata berupa kaligrafi bertuliskan ayat Al-Quran dari benang emas. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, cendera mata itu adalah simbol perhatian masyarakat dan pemerintah kerajaan Arab Saudi terhadap Indonesia sangat besar.

    ARKHELAUS WISNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.