Seleksi Penasihat KPK, Mahfud Md.: 200 Nama Lolos Tahap 1  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Raden Bimo Gunung Abdul Kadir (ketiga kiri) bersama Ketua Panitia Seleksi calon penasihat KPK, Imam Prasodjo (ketiga kanan) dan para anggota Pansel, dari kiri, Busyro Muqoddas, Mahfud Md, Rhenald Kasali dan Saldi Isra menggelar jumpa pers terkait pengumuman dibukanya pendaftaran bagi calon penasihat KPK di Gedung KPK Jakarta, 7 Februari 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sekjen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Raden Bimo Gunung Abdul Kadir (ketiga kiri) bersama Ketua Panitia Seleksi calon penasihat KPK, Imam Prasodjo (ketiga kanan) dan para anggota Pansel, dari kiri, Busyro Muqoddas, Mahfud Md, Rhenald Kasali dan Saldi Isra menggelar jumpa pers terkait pengumuman dibukanya pendaftaran bagi calon penasihat KPK di Gedung KPK Jakarta, 7 Februari 2017. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan ada setidaknya 3.000 orang yang mendaftar sebagai penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi. Anggota tim panitia seleksi penasihat KPK itu menyebut, dari 3.000 pendaftar itu, lebih dari 200 orang yang lolos seleksi administrasi.

    "Banyak sekali yang daftar lebih dari tiga ribu sekian yang ingin jadi penasihat, tetapi yang sudah lolos seleksi administrasi ada 200an. Alhamdulillah banyak peminatnya," kata Mahfud di Gedung KPK, Kamis, 2 Maret 2017.

    Baca : Mahfud Md. Dulu Ragukan KPK di Bawah Agus Rahardjo, Sekarang?

    Mahfud mengatakan hari ini tim pansel akan rapat membahas soal nama-nama peserta yang lolos administrasi dengan KPK. Nantinya, tim pansel akan menyeleksi kembali 200 lebih nama-nama itu. "Kita butuhnya hanya empat," ujar dia.

    Mahfud tiba di Gedung KPK pukul 12.30. Sesaat kemudian, pakar hukum Saldi Isra yang menjadi salah satu anggota tim pansel juga tiba di KPK. Namun, ia tak berkomentar. Tak sampai lima menit, Ketua Tim Pansel Imam Prasodjo menyusul kedua anggotanya.

    Simak pula : Suap Garuda, KPK Kembali Periksa Direktur Citilink

    Selain ketiga orang yang telah hadir tersebut, tim pansel juga diawaki oleh guru besar Universitas Indonesia Rhenald Kasali dan mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas. Namun, hingga berita ini ditulis, Kamis siang, 2 Maret 2017, keduanya belum tampak di gedung lembaga antirasuah.

    Juru bicara KPK Febri Diansyah sebelumnya mengatakan lembaganya membutuhkan bantuan dari tokoh-tokoh publik dalam pemilihan penasihat KPK. Harapannya, melalui orang-orang ini KPK bisa mendapatkan penasihat yang terbaik untuk memperkuat kelembagaan.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.