Banjir Merendam 2 Desa di Pelalawan Riau, 1 Warga Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga membawa keluar keluarganya menggunakan perahu kayu ketika banjir di Desa Pulau Rambai, Kampar Timur, Riau, 17 Januari 2016. ANTARA FOTO

    Seorang warga membawa keluar keluarganya menggunakan perahu kayu ketika banjir di Desa Pulau Rambai, Kampar Timur, Riau, 17 Januari 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Hujan deras yang mengguyur Riau membuat aliran Sungai Batang Nilo di Pelalawan meluap. Sebanyak dua desa yang berada di sepanjang aliran sungai itu terendam banjir. Satu warga dilaporkan tewas akibat terseret arus sungai.

    "Hingga kini, dua desa masih terendam," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pelalawan Hadi Penandio, Kamis, 2 Maret 2017.

    Baca: Bandung Selatan Banjir Lagi, Sekitar 1.000 Warga Mengungsi

    Hadi berujar, banjir mulai merendam permukiman warga di Desa Kembang Bungo dan Air Hitam sejak Selasa, 27 Februari 2017. Hujan deras yang melanda wilayah hulu Indragiri Hulu dan Kuantansingingi membuat arus Sungai Batang Nilo semakin deras. Aliran sungai yang tak mampu menampung debit air meluber ke permukiman warga.

    BPBD Pelalawan mencatat, setidaknya 80 kepala keluarga menjadi korban banjir di Lubuk Kembang Bung, sedangkan di Desa Air Hitam belum diketahui jumlahnya. "Masih dalam pendataan," tuturnya.

    Banjir yang melanda daerah itu turut menimbulkan korban jiwa. Warga Desa Lubuk Kembang Bungo, Fernando, 20 tahun, dilaporkan tewas akibat terseret arus sungai. Jasad korban baru ditemukan beberapa jam kemudian.

    "Korban terseret arus sungai sepulang dari kebun," katanya.

    Baca: Waspada, Sepekan ke Depan Potensi Banjir dan Longsor Tinggi

    Menurut Hadi, 50 personel gabungan dari BPBD Pelalawan, TNI, kepolisian, dan SAR telah bersiaga di lokasi banjir.

    Petugas telah membangun dua tenda pengungsian dan mengevakuasi warga ke tempat aman. "Perahu karet dan posko kesehatan sudah kami siapkan," ucapnya.

    RIYAN NOFITRA

    Simak pula: Raja Salman Tanam Pohon Kayu Ulin di Istana Negara, Ini Maknanya



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.