Raja Salman ke DPR, Fahri: Mega dan SBY Konfirmasi Hadir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan), menyapa Raja Salman di Istana Bogor, Jawa Barat, 1 Maret 2017. Kunjungan ini bertujuan meningkatkan hubungan ekonomi dengan Asia. AP/Adi Weda

    Presiden Jokowi (kanan), menyapa Raja Salman di Istana Bogor, Jawa Barat, 1 Maret 2017. Kunjungan ini bertujuan meningkatkan hubungan ekonomi dengan Asia. AP/Adi Weda

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah mengatakan dua mantan presiden mengkonfirmasi kehadiran dalam kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud. Menurut dia, kehadiran Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri dinilai penting.

    "Kita sudah dengar konfirmasi. Mudah-mudahan Pak SBY dan Ibu Mega konfirmasi hadir," kata Fahri di Ruang Rapat Paripurna 1, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 2 Februari 2017. Hadir juga nantinya pimpinan partai politik, mantan Ketua DPR, dan beberapa tokoh cendekiawan.

    Baca: Raja Salman ke DPR, Mantan Presiden Diundang

    Fahri menilai kehadiran dua tokoh tersebut penting bagi kunjungan Raja Salman di samping kehadiran beberapa tokoh partai lain. "Kami juga sangat berterima kasih para mantan presiden bisa hadir sehingga para tamu bisa melihat kehadiran para tokoh bangsa," kata Fahri.

    Rencananya, Raja Salman akan menyampaikan pidato kehormatan di Ruang Rapat Paripurna I, Gedung Nusantara, sekitar pukul 13.00. Ia akan berpidato di hadapan anggota MPR, DPR, DPD, dan para menteri Kabinet Kerja.

    Simak: Raja Salman Tanam Pohon Kayu Ulin di Istana Negara, Ini Maknanya

    Sebelum Raja Salman, Raja Arab Faisal bin Abdulaziz pernah berkunjung ke Indonesia pada 47 tahun silam. Saat itu, kata Fahri, Raja Faisal datang dan DPR menyelenggarakan sidang istimewa. "Waktu itu, Raja Faisal berpidato di tempat yang sama (dan membahas) pandangan Saudi Arabia tentang Islam dan hubungan kedua bangsa," ujar Fahri.

    ARKHELAUS W.

    Video Terkait:
    Raja Salman Akan Bertemu Dengan Sejumlah Tokoh Ormas Islam tapi Tidak Rizieq Shihab
    Raja Arab Datang, Zulkifli Hasan: Harus Dimanfaatkan Pemerintah
    Raja Salman: Penguasa Tajir dari Gurun Tandus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.