Raja Salman Datang, Korban Crane Roboh Tagih Janji Santunan  

Reporter

Sebuah crane patah dan menimpa calon jemaah haji di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, 11 September 2015. Sebanyak 107 orang dilaporkan tewas, termasuk warga negara Indonesia. Ozkan Bilgin/Anadolu Agency/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta – Warga Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Hasrah, 47 tahun, sampai sekarang masih berharap mendapat santunan dari Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. Istri dari Subandi, 52 tahun, ini merupakan salah satu anggota jemaah haji Indonesia yang menjadi korban robohnya crane (derek) di Masjidilharam yang terjadi pada Jumat, 11 September 2015. Akibat tertimpa crane itu, tangan Subadi mengalami cacat permanen.

Apalagi, saat ini Raja Salman dan rombongan berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017, sehingga ia berharap Raja Salman bisa menepati janjinya terkait dengan pemberian santunan kepada korban crane.

”Sampai sekarang belum ada tanda-tanda cair, apakah betul ada santunan dari Raja Arab atau tidak?,” kata Hasrah melalui telepon, Rabu, 1 Maret 2017.

Baca: Hidangan untuk Raja Salman, Istana Siapkan Menu Masakan Ini

Wanita yang berprofesi sebagai guru ini mengungkapkan, saat ini dirinya yang menjadi tulang punggung di keluarganya setelah suaminya, yang bekerja sebagai anggota Polri, sudah tak produktif bekerja. Sebab, tangan kiri suaminya sudah tak berfungsi normal karena masih sering terasa nyeri. “Mengancing baju saja, tangannya sudah tidak bisa, begitu juga bibirnya. Semoga saja janji santunan itu ditepati,” tuturnya.

Padahal Hasnah mengaku saat itu Kerajaan Arab Saudi menjanjikan santunan kepada korban runtuhan crane sebesar 1 juta riyal kepada yang meninggal dunia dan cacat seumur hidup serta diberikan kesempatan berhaji lagi untuk dua keluarga korban. “Ingat janji itu adalah utang dan semua sudah tahu. Yah janji ini harus dibayar,” tuturnya.

Baca: Raja Salman Bertemu Ormas Islam, PBNU: Bahas Isu Radikalisme

Ia mengenang, saat kecelakaan menjelang salat magrib itu, dia bersama suaminya, Subandi, tengah menunaikan ibadah haji. Kemudian tiba-tiba crane roboh dan saya berteriak minta tolong. Ketika itu, saya berteriak agar menolong suami saya karena saat kejadian posisinya tepat di depan Ka’bah.

Sebelumnya, kata Hasnah, dirinya sudah pernah mendatangi kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros pada tahun lalu untuk mempertanyakan janji santunan dari Raja Salman bagi korban crane jatuh di Masjidilharam. Dan ketika itu melalui petugas medis dan kelompok terbang (kloter) seluruh data-data korban sudah dimasukkan. “Tapi petugas yang saya temui di kantor Kemenag Kabupaten Maros malah mengaku tidak tahu sama sekali, dan tidak ada informasi terkait santunan dari Raja Arab.”

DIDIT HARIYADI

Video Terkait:
Raja Salman Akan Bertemu Dengan Sejumlah Tokoh Ormas Islam tapi Tidak Rizieq Shihab
Raja Arab Datang, Zulkifli Hasan: Harus Dimanfaatkan Pemerintah
Raja Salman: Penguasa Tajir dari Gurun Tandus






Parade Lorong Wisata Ramaikan HUT Kota Makassar Ke-415 Tahun

10 hari lalu

Parade Lorong Wisata Ramaikan HUT Kota Makassar Ke-415 Tahun

Perayaan HUT Kota Makassar ke-415 tampak berbeda tahun ini.


Walikota Makassar Tawarkan Proyek Proyek Strategis di MIF 2022

11 hari lalu

Walikota Makassar Tawarkan Proyek Proyek Strategis di MIF 2022

Makassar Invesment Forum (MIF) 2022 resmi dibuka.


Kendaraan Listrik Co'mo Diluncurkan, Jadi Kado untuk Masyarakat Makassar

11 hari lalu

Kendaraan Listrik Co'mo Diluncurkan, Jadi Kado untuk Masyarakat Makassar

mobil inisiasi rancangan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Danny Pomanto yakni mini bus listrik yang dinamakan Co'mo atau commuter metromoda resmi diluncurkan.


Ojol Day, Danny Pomanto Naik Ojek Motor Listrik ke Balai Kota

20 September 2022

Ojol Day, Danny Pomanto Naik Ojek Motor Listrik ke Balai Kota

Setidaknya satu kali sepekan seluruh jajaran di Pemkot Makassar harus naik ojek menuju kantor.


F8 Makassar Mendorong Sektor Ekonomi Kreatif Bertumbuh

11 September 2022

F8 Makassar Mendorong Sektor Ekonomi Kreatif Bertumbuh

Ada tiga simbol utama yang selalu muncul di setiap F8 Makassar, yakni anak-anak, keterlibatan difabel, dan pertunjukan kolosal.


Inilah Alasan Nama Ujung Pandang Berganti Jadi Makassar

7 Juli 2022

Inilah Alasan Nama Ujung Pandang Berganti Jadi Makassar

Kota Makassar ternyata pernah mengalami dinamika pergantian nama. Dari mulanya bernama Makassar berganti jadi Ujung Pandang, hingga menjadi Makassar kembali. Lantas, apa alasan pergantian nama tersebut?


Dapat Undangan Khusus Ibadah Haji, Ma'ruf Amin dan Istri Berangkat ke Arab Saudi

5 Juli 2022

Dapat Undangan Khusus Ibadah Haji, Ma'ruf Amin dan Istri Berangkat ke Arab Saudi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin beserta istrinya, Wury Ma'ruf Amin berangkat ke Arab Saudi, Selasa, 5 Juli untuk menunaikan ibadah haji.


Sempat Dirawat 2 Pekan, Raja Saudi Keluar dari Rumah Sakit

16 Mei 2022

Sempat Dirawat 2 Pekan, Raja Saudi Keluar dari Rumah Sakit

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz, 86 tahun, meninggalkan rumah sakit pada Minggu setelah menjalani kolonoskopi pekan lalu.


Potensi Zakat di Makassar Mencapai Rp 2 Triliun Per Tahun

8 April 2022

Potensi Zakat di Makassar Mencapai Rp 2 Triliun Per Tahun

Anshar mengatakan zakat adalah milik orang lain yang dititipkan. Karena itu, jangan berbangga memberikan zakat.


Berfoto dengan MBS, Luhut: Bak Gayung Bersambut, Putra Mahkota Akan Temui Jokowi

4 Maret 2022

Berfoto dengan MBS, Luhut: Bak Gayung Bersambut, Putra Mahkota Akan Temui Jokowi

Menteri Luhut Pandjaitan mengatakan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz (MBS) akan berkunjung ke Indonesia.