Raja Salman Datang, 150 Koki Disiapkan Oleh Aerofood ACS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. REUTERS

    Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan dilayani oleh 150 koki atau juru masak Aerofood ACS selama kunjungannya ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Marketing Communication PT. Aerofood Indonesia Garuda Indonesia Group Wulandari Dita mengatakan tim akan bekerja 24 jam penuh dalam 3 shift untuk menyiapkan sajian bagi Raja Arab itu.

    “Tim akan berkolaborasi dengan juru masak kepercayaan kerajaan Arab Saudi memasak dan menyiapkan makanan premium dan bertaraf internasional,” kata Wulandari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 28 Februari 2017. Tim juru masak, kata dia, akan memasak menu makanan bercita rasa Timur Tengah favorit Raja Salman.

    Baca juga: Raja Arab ke Indonesia, Para Pangeran Datang Lebih Awal

    Ia mengatakan tim juru masak akan mengolah bahan mentah yang didatangkan langsung dari Arab Saudi dan bahan lokal di inflight kitchen Aerofood ACS Jakarta dan Denpasar. Menurut dia, makanan yang disajikan begitu bervariasi, baik makanan pembuka seperti hummus, canapé, caviar, sampai makanan utama dari beras untuk nasi basmati, beraneka daging seperti daging sapi, daging kalkun, daging kambing, daging ayam dan aneka seafood.

    Saksikan: Raja Salman; Penguasa Tajir dari Gurun Tandus

    Untuk hidangan penutup, ujar Wulandari, beberapa menu dipesan langsung oleh pihak kerajaan Arab. Contohnya, aneka pastry, es krim, hingga kopi Arab, dan jus yang diracik dengan kurma. Ia mengatakan berbagai persyaratan harus dilengkapi Aerofood ACS untuk dapat melayani penerbangan Raja Salman. “Semua makanan dan minuman harus halal, higienis, terjaga keamanan pangannya,” kata dia.

    Baca: Begini Pengamanan Mobil Raja Arab Saudi Selama di Bali

    Selain para juru masak, Wulandari mengatakan pihaknya menugaskan staf operasional yang berlisensi khusus sebagai pengantar makanan. Mereka menggunakan pengangkut disiapkan untuk mengantarkan makanan dari dapur Aerofood ACS ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, dan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, hingga sampai ke pintu pesawat kerajaan Arab Saudi. “Rencananya ada 7 penerbangan dari Jakarta-Denpasar-Jeddah dengan perkiraan total produksi mencapai 2500 porsi makanan,” ujar dia.

    ARKHELAUS W.

    Video Terkait:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.