Jamuan Raja Arab di Bogor, Ada Nasi Kebuli dan Tari-tarian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. REUTERS

    Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretariat Presiden sudah menyiapkan rangkaian penyambutan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Bogor pada 1 Maret 2017. Di antaranya berbagai sajian makanan spesial yang disesuaikan dengan selera dan pesanan Raja Arab. Selain itu, akan disuguhkan berbagai tarian khas Indonesia.

    Menurut Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, jamuan makan siang untuk rombongan Raja Arab memadukan menu Indonesia dan Timur Tengah. "Dari masakan Indonesia kami sajikan sea food bakar dan berbagai panganan ringan Indonesia. Ada juga masakan nasi kebuli," kata Darmansjah, Senin, 27 Februari 2017.

    Raja Arab Saudi, menurut Darmansjah, mengajukan permintaan khusus agar disajikan makanan sehat, seperti sayur dan buah-buahan. "Yang khusus itu buah-buahan,” kata Darmansjah.

    Darmansjah melanjutkan, buah-buahan tersebut dipamerkan di meja makan. “Jadi termasuk dekorasi buah-buahan untuk dinikmati raja dan delegasinya. Semuanya buah lokal dan ada namanya. Ini sekaligus memperkenalkan bahwa Indonesia mempunyai jenis buah yang banyak sekali," ujarnya.

    Baca: Raja Arab Bawa Kargo 459 Ton ke Indonesia

    Delegasi Raja Arab, kata Darmansjah, juga akan mendapat pertunjukan tari-tarian khas Indonesia yang dipersiapkan seniman Denny Malik. "Ada tarian dari Aceh dan Melayu, seperti tari japin, lalu medley, tari saman, dan tari darussalam," tutur Darmansjah.

    Di tempat terpisah, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan akan ada 10 kesepakatan yang ditandatangani antara Raja Arab dengan Presiden Joko Widodo. Ada kerja sama di bidang keagamaan mengenai penyelenggaraan haji dan umrah. Ini akan menjadi topik utama. "Lalu, ada kerja sama di bidang wakaf," ucap Lukman.

    Baca juga: Raja Arab Datang, Pengamat: Jokowi Dapat 'Durian Runtuh'

    Lukman menilai Arab Saudi mempunyai banyak pengalaman dalam pengelolaan wakaf. Selama ini, pemanfaatan wakaf di Indonesia hanya terbatas dalam bentuk amal. Padahal, wakaf tidak hanya dialokasi untuk masjid atau sekolah. "Bisa juga untuk usaha produktif. Kami akan saling belajar," kata Lukman.

    Kerajaan Arab Saudi dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Delegasi resmi rombongan Raja Arab akan mendarat pada Rabu, 1 Maret, di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Seusai menjalani pertemuan resmi selama tiga hari, rombongan akan berlibur ke Bali lebih-kurang selama sepekan.

    ANTARA | ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.