Pesawat Perintis N219 Tes Terbang Perdana 2-3 Bulan Lagi

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Pengunjung IBDExpo 2016 mencoba menggunakan alat simulator pesawat N219 produksi PT Dirgantara Indonesia di Jakarta Convention Center, 8 September 2016. Tempo/Destrianita

TEMPO.CO, Jakarta - Chief Engineering Program Pesawat N219 PT Dirgantara Indonesia Palmana Banandhi mengatakan, idealnya dalam tiga bulan nanti pesawat rancangan bersama Lapan dan PT Dirgantara Indonesia itu akan menjalani tes terbang perdananya.

“Kalau hitungan ideal, sekitar ancer-ancernya 2-3 bulanan lagi, tapi kita belum tahu situasi realnya. Ground test itu tidak mudah,” kata dia saat dihubungi Tempo, Senin, 27 Februari 2017.

Palmana mengatakan, tim saat ini tengah memasang semua basic system pesawat N219. “Seluruh komponen yang dibutuhkan untuk mengaktifkan seluruh sistem pesawat, seperti engine, avionik, dan peralatan kontrol. Semua sistem itu dalam proses instalasi,” kata dia.

Baca : Di IBD Expo 2016, Pengunjung Bisa Jadi Pilot Pesawat N219

Menurut Palmana, jika semua basic-system terpasang, pesawat akan menjalani sejumlah tes lagi sebelum mengantungi Experimental Flight Permit dari Kementerian Perhubungan. Izin itu wajib dikantungi agar pesawat itu bisa memulai tes terbang perdananya.

Palmana mengatakan, saat semua sistem dasar beres dipasang, pesawat akan mengikuti sejumlah pengujian. Pertama ground test dengan mesin mati. “Semua sistem pesawat di uji dengan eksternal power,” kata dia.

Seteah itu pesawat akan menjalani ground test kedua dengan menggunakan mesin pesawat sendiri. “Ini untuk memastikan performance engine sempurna, termasuk sistem bahan bakarnya,” kata Palmana.

Palmana mengatakan, setelah ground test rampung, pesawat mulai mencoba menjajal landasan pacu. “Ada satu fase lagi, kita melakukan uji high speed taxi, pesawat dicoba dipacu di runway sampai kecepatan mendekati take off,” kata dia.

Simak pula : Bom Bandung, Pengamat: Pelakunya Sel Jaringan Bahrun Naim

Selepas itu, pesawat dicoba lagi menjajal landasan pacu hingga terbang rendah setinggi 1-2 meter. “Kita coba itu 2-3 kali. Sampai paling tidak menandakan oke ini pesawat, ready diterbangan. Setelah itu akan ada final briefing semau tim termasuk dari Kemenhub. Di review semua dokumen terkait pesawat. Kalau oke akan diterbitkan Experimental Flight Permit. Di situ pesawat sudah di izinkan terbang,” kata Palmana.

Saat ini pemasangan basic-system pesawat masih dilakukan. Palmana mengatakan, semua pengujian itu jika lancar butuh waktu 2-3 bulan paling cepat. Tapi itu bisa berubah bergantung hasil semua pengujian nanti.

Palmana mengatakan, melihat fisik pesawat, perkembangan pengembangan pesawat perintis N219 sudah berkisar 70 persen hingga 80 persen. “Sudah hampir komplit,” kata dia.

Senin, 27 Februari 2017, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir bersama Kepala Lapan Thomas Djamaluddin berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia. Rombongan itu diterima Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso.

AHMAD FIKRI






Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

1 hari lalu

Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

Julukan Paris van Java untuk Kota Bandung mulai mencuat ketika acara Kongres Internasional Arsitektur Modern di Swiss pada Juni 1928.


Hari Ini 212 Tahun Lalu, Kota Bandung Diresmikan Daendels

1 hari lalu

Hari Ini 212 Tahun Lalu, Kota Bandung Diresmikan Daendels

Herman Williem Daendels meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang memindahkan ibu kota kabupaten melalui surat tanggal 25 Mei 1810.


Suhu Kota Bandung 16 Derajat, Begini Cuaca Hari Ini dari BMKG

14 hari lalu

Suhu Kota Bandung 16 Derajat, Begini Cuaca Hari Ini dari BMKG

Suhu di Bandung itu bukan hanya yang terendah dari kisaran suhu udara hari ini, tapi juga yang paling rendah untuk setidaknya selama sepekan ini.


Kota Bandung Siapkan Rp 9,2 Miliar untuk Perlindungan Sosial Dampak Inflasi

19 hari lalu

Kota Bandung Siapkan Rp 9,2 Miliar untuk Perlindungan Sosial Dampak Inflasi

Dana perlindungan sosial diambil dari menggeser 2 persen anggaran dana transfer umum.


Agenda G20 di Belitung Hadirkan Pesawat N219 dari Bandung

20 hari lalu

Agenda G20 di Belitung Hadirkan Pesawat N219 dari Bandung

Partisipasi pesawat N219 sekaligus memperkenalkan produk aeroplane Indonesia ke dunia internasional. Pemrpov Bangka Belitung mau beli.


Mengenal Pesawat NC212i yang Dibicarakan Jokowi dengan Marcos Jr

21 hari lalu

Mengenal Pesawat NC212i yang Dibicarakan Jokowi dengan Marcos Jr

Pesawat NC212i multiguna generasi terbaru dari NC212


Deretan 5 Film Terkenal Bertemakan Pesawat Terbang, Layak Tonton di Akhir Pekan

32 hari lalu

Deretan 5 Film Terkenal Bertemakan Pesawat Terbang, Layak Tonton di Akhir Pekan

Berikut 5 film tentang pesawat terbang yang populer yang layak menjadi tontonan akhir pekan ini termasuk Air Force One dan Sully.


Bandung Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas, Lihat Lokasinya

37 hari lalu

Bandung Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas, Lihat Lokasinya

Uji coba rekayasa lalu lintas pada 22-28 Agustus 2022 tersebut diumumkan via akun Instagram Dishub Kota Bandung.


Pilot Tidur di Ketinggian 37.000 Kaki, Pesawat Gagal Mendarat

38 hari lalu

Pilot Tidur di Ketinggian 37.000 Kaki, Pesawat Gagal Mendarat

Dalam penerbangan dari Khartoum ke Addis Ababa, dua pilot tertidur akibat kelelahan di ketinggian 37.000 kaki.


PT DI Kirim Pesanan Pesawat Multimisi NC212i ke Thailand

56 hari lalu

PT DI Kirim Pesanan Pesawat Multimisi NC212i ke Thailand

PT DI saat ini menjadi satu-satunya produsen pesawat seri NC212 di dunia.