Polisi Karawang Cari Pemilik Motor Terduga Teroris Bandung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo terus membujuk terduga teroris untuk menyerah saat proses penangkapan di kantor Kelurahan Arjuna di Bandung, 27 Februari 2017. Petugas berhasil melumpuhkan pelaku saat terjadi baku tembak. TEMPO/Prima Mulia

    Kapolrestabes Bandung Hendro Pandowo terus membujuk terduga teroris untuk menyerah saat proses penangkapan di kantor Kelurahan Arjuna di Bandung, 27 Februari 2017. Petugas berhasil melumpuhkan pelaku saat terjadi baku tembak. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Karawang - Belasan Polisi mendatangi sebuah rumah di Kampung Sukagalih RT 11, RW 04, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin sore, 27 Februari 2017. Rumah bercat putih dengan kombinasi hijau itu sesuai dengan alamat yang tertera pada surat tanda nomor kendaraan (STNK) sepeda motor Suzuki Smash yang ditemukan di lokasi ledakan bom panci Bandung.

    Kepala Kepolisian Sektor Telukjambe Timur Komisaris Endang Kusnandar mengaku mencari pria bernama Dawami. Sebab nama Dawami tertera dalam STNK motor bebek berpelat nomor T-4812-EV tersebut.

    Baca: Kronologi Bom Panci Bandung, Pelaku Dikejar Murid SMA

    Motor berwarna kombinasi kuning dan hitam itu terparkir di trotoar Taman Pandawa. Diduga sepeda motor itu dikendarai oleh terduga pelaku peledakan bom panci, Yayat Cahdiyat, ke Bandung.

    Polisi masih mencari kaitan antara Yayat dengan Dawami. Berdasarkan pantauan Tempo, rumah di Kampung Sukagalih itu kosong. Endang mengatakan polisi masih mencari tahu keberadaan Dawami.

    Menurut Endang berdasarkan pengembangan polisi, Dawami sudah tidak tinggal di rumah tersebut. Endang mengaku sudah mencari alamat baru Dawami ke Kecamatan Telukjambe Timur.

    Simak: Terduga Teroris Bom Bandung Baru Setahun Pindah ke Bandung

    Berdasarkan hasil penelusuran Endang, Dawami kini tinggal di Perumahan Puri Telukjambe Blok A13 nomor 7. "Kami masih akan bersiaga di perumahan tersebut," kata Endang.

    Tempo lalu menelusuri rumah di Perumahan Puri Telukjambe Blok A13 nomor 7. Rumah kosong itu terhalangi oleh pohon mangga yang rimbun. Adapun pagar berwarna hitam di rumah itu tertutup rapat.

    HISYAM LUTHFIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.