Bom Bandung, Densus Geledah Rumah Kontrakan Yayat di Cianjur  

Reporter

Gegana Brimob Polda Jawa Barat berusaha memasuki area kantor Kelurahan Arjuna, guna menangkap terduga teroris di Bandung, Jawa Barat, 27 Februari 2017. Sebelumnya berada di dalam kantor Kelurahan, pelaku sempat meledakan bom panci di Taman Arjuna. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.COCianjur - Detasemen Khusus 88 Antiteror Markas Besar Kepolisian RI menggeledah rumah panggung di Kampung Ciharashas, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, 27 Februari 2017. Rumah itu diduga tempat tinggal pelaku pengeboman di Taman Arjuna di depan Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung‎.

‎Penggeledahan Tim Densus, yang didampingi anggota Kepolisian Resor Cianjur, dilakukan dengan cepat. Warga sekitar rumah pelaku, yang bernama Yayat Cahdiyat, 41 tahun, pun dibuat kaget dengan datangnya anggota polisi bersenjata lengkap tersebut. ‎Begitu sampai di lokasi, polisi langsung masuk ke rumah dengan luas 40 meter persegi itu. Beberapa barang dari rumah pun disita sebagai barang bukti.

Baca juga: Terduga Teroris Bom Bandung Baru Setahun Pindah ke Bandung

Kepala Polres Cianjur Ajun Komisaris Besar Arif Budiman mengatakan pihaknya hanya membantu Densus dan Polda Jawa Barat menggeledah rumah pelaku dan membawa barang bukti.

"Ada yang dibawa (barang bukti). Kami hanya membantu Polda dan Densus menggeledahnya. Sekarang rumah pelaku sudah dipasangi garis polisi," kata Arif di Cianjur, Senin.

Didin bin Opi, 57 tahun, tetangga sekaligus pemilik rumah yang dikontrak‎ pelaku, mengungkapkan, rumahnya dikontrak sejak enam bulan lalu. Awalnya pelaku dikenalkan oleh keponakannya. 

Menurut Didin, pelaku tinggal bersama istri dan dua anaknya dengan biaya kontrakan Rp 200 ribu per bulan. Namun, karena jarang berinteraksi, warga tidak begitu mengenal pelaku dan keluarganya. 

Baca juga: Ini Profil Terduga Pelaku Bom Bandung Versi Polisi

‎Senada, Mustofa, 48 tahun, Ketua RT 04, menuturkan, saat pertama pindah pelaku hanya melapor dan memberikan fotokopi KTP. Ketika diminta kartu keluarga, pelaku beralasan ketinggalan. "Ngakunya orang Bandung, tapi lahirnya di Purwakarta. Saya pernah minta surat pindah, tapi katanya nanti nyusul," katanya.

Berdasarkan informasi, Tim Densus dan anggota Polres Cianjur kembali ke Markas Polres Cianjur pada pukul 17.00 WIB dengan membawa tiga kantong besar berisi barang bukti.

DEDEN ABDUL AZIZ






Korban Tabrak Lari dan Sopir Sedan Audi A6 Tunjuk Kuasa Hukum yang Sama

4 hari lalu

Korban Tabrak Lari dan Sopir Sedan Audi A6 Tunjuk Kuasa Hukum yang Sama

Yudi menganggap sopir tersangka tabrak lari juga sebagai korban. Meyakini tidak ada konflik kepentingan.


Keluarga Korban Minta Kasus Tabrak Lari Audi A6 Diusut Tuntas

4 hari lalu

Keluarga Korban Minta Kasus Tabrak Lari Audi A6 Diusut Tuntas

Polisi telah menangkap sopir sedan Audi bernomor polisi B 1482 QH dan menetapkannya sebagai tersangka tabrak lari.


Dianggap Tak Maksimal Tangani Pasca- Gempa, 2 Pejabat Pemerintah Kabupaten Cianjur Mundur

5 hari lalu

Dianggap Tak Maksimal Tangani Pasca- Gempa, 2 Pejabat Pemerintah Kabupaten Cianjur Mundur

Dua pejabat di Pemerintah Kabupaten Cianjur mundur. Keduanya diduga mundur lantaran dianggap tak maksimal menangani pasca- gempa.


Cianjur Diguncang 3 Kali Gempa, Warga Kembali ke Tenda Pengungsian

12 hari lalu

Cianjur Diguncang 3 Kali Gempa, Warga Kembali ke Tenda Pengungsian

Warga yang telah kembali ke rumahnya masing-masing kembali bermukim di tenda pengungsian pasca tiga gempa yang mengguncang dini hari tadi.


Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

12 hari lalu

Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

Densus 88 menyebut terduga teroris yang ditangkap di Sleman direkrut oleh teman satu selnya di LP Nusakambangan.


Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

13 hari lalu

Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

Tersangka teroris simpatisan ISIS di Sleman yang ditangkap Densus 88 disebut memiliki dua bom rakitan siap pakai.


Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

13 hari lalu

Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

Densus 88 menangkap satu orang tersangka terorisme yang diduga jaringan ISIS di Daerah Istimewa Yogyakarta


Terduga Teroris Ditangkap di Tangsel, Ayah: Saya Bersyukur Belum Merugikan Orang

14 hari lalu

Terduga Teroris Ditangkap di Tangsel, Ayah: Saya Bersyukur Belum Merugikan Orang

Nurdji ayah dari terduga teroris SN merasa bersyukur sang anak dibekuk tim Densus 88 Anti Teror Polri. Belum menimbulkan korban jiwa atau kerusakan.


Ayah Terduga Teroris Kota Tangerang Selatan Akui Anaknya Jarang Berbaur

15 hari lalu

Ayah Terduga Teroris Kota Tangerang Selatan Akui Anaknya Jarang Berbaur

Nurdji 70 tahun, ayah dari terduga teroris yang ditangkap di Kota Tangerang Selatan mengakui sang anak memang jarang berbaur di lingkungan tempatnya tinggal.


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

15 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.