Bom Bandung, Fotokopi KTP di Taman Pandawa Milik Pelaku?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim dari Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peledakan bom di Lapangan Pandawa, Bandung, 27 Februari 2017. TEMPO/Ahmad Fikri

    Tim dari Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) peledakan bom di Lapangan Pandawa, Bandung, 27 Februari 2017. TEMPO/Ahmad Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Di lokasi ledakan bom panci di Taman Pandawa, Kota Bandung, ditemukan sebuah fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama Yayat Cahdiyat yang lahir di Purwakarta pada 24 Juni 1965. Adapun Nomor Induk KTP itu, 3214006750001, dengan alamat Kp Cakanggenteng RT 01 RW 03, Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.

    Kepada Sub Bidang Kedokteran Kepolisian Daerah Jawa Barat, Ajun Komisaris Besar I Gusti Gede Andika, di halaman Rumah Sakit Bhayangkara, Kartika Asih, Kota Bandung enggan memberikan keterangan apakah identitas dalam KTP tersebut adalah pelaku bom panci taman Pendawa. "Memang pada saat di lokasi jenazah, kita tidak temukan identifikasi, langsung kita bawa ke Sartika Asih," katanya di halaman Rumah Sakit Bhayangkara, Kartika Asih, Kota Bandung. Senin, 27 Februari 2017.

    Baca juga:
    Kapolri: Pelaku Bom Bandung Jaringan Jemaah Ansharut Daulah 
    Bom Bandung, Pelaku: Ledakkan, Lari, Bakar, Tembak, Tewas

    Pelaku meledakkan bom panci di lapangan Pandawa sekitar pukul 8.30 WIB pagi. Pelaku tiba di lapangan itu dibonceng rekannya.

    Sekitar pukul 9 pagi pelaku tiba di kantor Kelurahan Arjuna, berupa bangunan dua lantai. Polisi sempat mengepungnya dan negosiasi sempat dilakukan dengan pelaku. Pelaku sempat melempari petugas dengan low explosive, bom, sehingga petugas berlari keluar.

    Negosiasi berlangsung hampir 2 jam. Pelaku bersembunyi di lantai 2, dan sempat melakukan pembakaran. Mobil pemadam kebakaran yang bersiaga menyemprotkan air ke dalam bangunan itu. Asap tipis terlihat dari arah bangunan Kantor Kelurahan.

    Pantauan Tempo, menjelang pukul sebelas siang, dua regu Brimob masuk bergantian. Sekitar pukul 10.45 WIB saat Brimob masuk, Tempo menghitung sedikitnya terdengar 23 kali suara tembakan.

    Pukul 10.54 WIB, terdengar teriakan petugas yang meminta tim kesehatan masuk. Disusul mobil ambulans polisi. Kapola Jawa Barta Anton Charliyan yang mengenakan rompi anti peluru dan menggembam pistol laras pendek menyusul masuk.

    Saat dua regu Brimob menyerbu masuk, sempat terjadi perkelahian dengan pelaku, dan pelaku tertembak. Pelaku tertembak di bagian dada kanan. Akhirnya pelaku tewas..

    AMINUDIN A.S. | AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.