Pengamanan Raja Arab,Kapolri Sebut Ketat,Rahasia,dan Waspada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke  Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

    TEMPO.CO, Jember - Kepala Kepolisian RI Jenderal  M. Tito Karnavian mengatakan Polri siap mengamankan kunjungan dan kegiatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al- Saud selama beberapa hari di Indonesia.

    "Untuk aparat kepolisian berada di ring 3 dalam pengamanan kunjungan itu, kami 'all out' mengamankan mereka selama di Indonesia," kata Kapolri usai memberangkatkan peserta Napak Tilas mahasiswa STIK-PTIK di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin 27 Februari 2017.

    Dia mengatakan kekuatan Polri yang dikerahkan untuk pengamanan kunjungan Raja Salman di Jakarta dan Bali sudah cukup yakni melibatkan masing-masing sekitar 1.000 lebih personel baik di Jakarta maupun Pulau Bali. "Ada pengamanan yang melekat, kemudian kami mewaspadai kelompok teror dan kami bergerak semua secara 'silent' untuk mengamankan kunjungan Raja Arab Saudi tersebut," tutur Kapolri Tito.

    Baca juga:
    Raja Arab Datang, Apa Saja Keuntungannya bagi Indonesia?
    Raja Arab Datang, ke Mana Partai Islam?

    Tito mengatakan kunjungan Raja Salman lebih lama di Pulau Dewata dibandingkan di Jakarta, sehingga pihak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali dan Pangdam IX/Udayana Bali juga sudah membuat pola pengamanan yang ketat. "Pengamanan kunjungan kedatangan Raja Arab Saudi bersama rombongan ke Indonesia juga dibantu oleh Mabes Polri dan TNI," katanya.

    Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Markas Besar Polri Kombes Martinus Sitompul di Jakarta mengatakan Polri mendorong kunjungan dan kegiatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al- Saud selama di Indonesia dapat berlangsung kondusif.

    "Bagi kami, Polri memberikan dukungan kepada pengamanan karena dalam kaitan pimpinan negara lain, itu dalam klasifikasi 'very-very important person', yang artinya dalam hal ini dikelola, dikendalikan oleh Paspampres," tuturnya, Jumat 24 Februari 2017.

    Dalam kunjungan ke Indonesia, Raja Salman dikabarkan akan membawa 1.500 anggota delegasi, termasuk 10 menteri dan 25 pangeran, sehingga hal itu jumlah terbanyak anggota delegasi kepala negara/kepala pemerintah yang datang ke Indonesia. Raja Arab Saudi dan rombongannya tersebut akan berada di Jakarta pada 1-3 Maret 2017 dan di Pulau Bali pada 4-9 Maret 2017.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.