Narkoba Kerap Tembus Penjara,Ditjen Lapas: Ada `Pengkhianat`

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami tak menampik maraknya peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan saat ini. Fenomena itu menurut dia tak hanya dipicu masuknya narkoba dari luar, namun juga karena faktor internal.

    "Dari pegawai lapas juga ada oknum, merusak tatanan yang kita buat," ujar Utami di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu, 25 Februari 2017.

    Baca : Di Binjai, Paket Narkoba Dilempar ke Penjara Pake Ketapel

    Utami berkata belum seluruh petugas lapas satu visi dalam hal pemberantasan narkoba. Karena hal itu, tak jarang didapati petugas yang justru menjadi perantara keluar masuknya narkoba di lapas.

    "Oknum seperti ini sangat merusak tatanan. Saya sebut oknum karena hanya segelintir, kita bilang saja mereka ini 'pengkhianat'," kata Utami.

    Dia pun menyesalkan lemahnya mental sebagian petugas lapas, dalam menghadapi warga binaan. "Kami sering bilang (petugas) jangan permisif, jangan sampai punya hubungan dekat (dengan narapidana)."

    YOHANES PASKALIS

    Baca juga :

    Januari-Februari Penyelundupan Narkoba di 5 Lapas Digagalkan

    Raja Arab Bawa Kargo 459 Ton: Dari Mobil Mercy Sampai Furnitur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.