Eratkan Hubungan Bilateral, Presiden Berkunjung ke Australia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersalaman dengan warga saat mengunjungi Senayan City, Jakarta, 19 Februari 2017. Jokowi membeli beragam buku bacaan untuk dibagikan kepada anak-anak dalam kunjungan ke daerah. Biro Pers Istana

    Presiden Jokowi bersalaman dengan warga saat mengunjungi Senayan City, Jakarta, 19 Februari 2017. Jokowi membeli beragam buku bacaan untuk dibagikan kepada anak-anak dalam kunjungan ke daerah. Biro Pers Istana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Australia untuk mempererat hubungan bilateral dan meningkatkan kerja sama dengan Negeri Kanguru itu. “Peningkatan hubungan sebagai negara bertetangga menjadi agenda utama Presiden Jokowi dalam kunjungan kenegaraannya ke Australia,” kata Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyampaikannya secara tertulis pada Sabtu, 25 Februari 2017.

    Presiden akan berada di Australia selama dua hari. Setelah menempuh perjalanan selama enam jam, Presiden tiba di Sydney pada Sabtu pagi, sekitar pukul 06.57 waktu setempat. “Hujan rintik-rintik menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Sydney, Australia.”

    Baca:
    Jokowi: Kunjungan Raja Salman Jadi Kunjungan...
    Presiden Jokowi Terima Shinzo Abe di Istana Bogor

    Di bandara, Jokowi dan Iriana disambut Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema dan Kepala Protokol Negara Australia Jared Marthin di depan pintu pesawat. Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Steven Ciobo turut menyambut di bawah tangga pesawat.

    Saat tiba di hotel, mereka juga disambut oleh staf KBRI Canberra, KJRI Sydney, pelajar, dan masyarakat Indonesia. Jokowi dan Iriana menyapa dan bersalaman dengan mereka, bahkan mereka mengajak selfie.

    Baca juga:
    25 Perwira Tinggi TNI Dimutasikan, Ini Rinciannya
    Raja Arab Salman Datang, Polisi Sisir Hotel-hotel Ini

    Siang hari hingga malam nanti serangkaian agenda telah menanti Presiden. Diawali dengan menerima kunjungan kehormatan Premier of New South Wales Gladys Berejiklian dan pertemuan bisnis dengan pengusaha Australia. Kedua pertemuan ini akan dilaksanakan di ruangan pertemuan hotel, tempat Presiden menginap selama berada di Sydney.

    Malam harinya, Presiden dan Iriana akan dijamu secara pribadi oleh Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull beserta Lucy Turnbull di kediaman pribadi Perdana Menteri. Menurut Bey, Presiden akan membahas peningkatan kerja sama antar-kedua negara.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.