Perbaikan Jalan Kuningan - Cikijing 1,5 Bulan  

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sisi kanan dan kiri jalan tersebut  akan diperkokoh dengan beton penahan guncangan.

    Sisi kanan dan kiri jalan tersebut akan diperkokoh dengan beton penahan guncangan.

    INFO JABAR - Perbaikan jalan amblas di ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Kuningan dan Majalengka tepatnya Desa Cikupa Kecamatan Darma, diperkirakan selesai satu setengah bulan. Untuk sementara arus lalu lintas dari kedua arah dialihkan ke jalur alternatif.

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memastikan, perbaikan jalan ini tidak akan sampai memasuki musim lebaran nanti, karena ruas jalan tersebut  merupakan salah satu penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Lebaran aman pastinya,” kata Aher usai memantau jalan tersebut bersama Bupati Kuningan Acep Purnama, Kamis, 23 Februari 2017.

    Saat ini proses pengerjaan perbaikan tengah memasuki tahap pemasangan gorong-gorong sebesar 4 x 2 meter. Ini lebih besar bila dibandingkan dengan gorong-gorong sebelumnya yang hanya sebesar 1 x 1 meter, sehingga tak kuat menahan beban air akibat curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan jalan sepanjang belasan meter tersebut amblas.

    “Gorong-gorongnya sebesar itu, 4 meter x 2 meter  dan Insya Allah kalau ada yang menghalangi seperti sampah pun tidak akan tersendat,” ujar Aher kepada wartawan.

    Selain itu, di sisi kanan dan kiri jalan tersebut  akan diperkokoh dengan beton penahan guncangan. Pemasangan beton tersebut juga akan rampung dalam satu setengah bulan kedepan.“Jadi tiga bulan Insya Allah normal keseluruhannya. Satu setengah bulan untuk jalan rayanya sehingga bisa dilewati.  Lalu pengokohan di kiri kanannya jadi tiga bulan kedepan normal keseluruhannya,” ucap Aher.

    Jalan nasional tersebut amblas sejak Jumat (17/2/17) lalu. Meski tidak menelan korban jiwa namun lalu lintas menuju Kuningan dan Cikijing lumpuh.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.