Raja Arab Salman ke Indonesia, JK: Kerja Sama Ini yang Belum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pernyataan usai berjalan di overpass Pelangi Antapani, Bandung, Jawa Barat, 24 Januari 2017. Jembatan ini akan menjadi model terkini pembangunan jembatan di Indonesia termasuk pembuatan fly over di atas lintasan kereta api sebidang. TEMPO/Prima Mulia

    Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pernyataan usai berjalan di overpass Pelangi Antapani, Bandung, Jawa Barat, 24 Januari 2017. Jembatan ini akan menjadi model terkini pembangunan jembatan di Indonesia termasuk pembuatan fly over di atas lintasan kereta api sebidang. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz untuk mengelontorkan investasi di Indonesia. Secara garis besar, Kerajaan Arab Saudi tengah mewujudkan visi ekonomi 2030. Salah satu visinya ialah mengembangkan investasi di luar sektor minyak dan gas.

    "Kami menawarkan banyak hal. Kemungkinan investasi di wisata, keuangan, dan perbankan. Juga ada keinginan dia (Arab Saudi) investasi di refinery (kilang minyak)," kata Wakil Presiden di Komplek Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 24 Februari 2017.

    Baca: Raja Arab Datang, Indonesia Akan Bahas 3 Kerja Sama

    Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud akan berkunjung ke Indonesia pada Awal Maret nanti. Menurut JK, kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud untuk membalas kunjungan Presiden Indonesia sebelumnya. Ada sekitar 1.500 orang yang bakal bergabung dalam rombongan.

    "Presiden Indonesia sudah berkali-kali. Dibalasnya dengan perasaan besar supaya seimbang," kata JK.

    Baca: 2 Alasan Kenapa Kunjungan Raja Arab Penting bagi Indonesia

    JK menjelaskan hubungan persahabatan antara Indonesia-Arab Saudi sejauh ini terjalin amat baik. Kendati demikian, kerja sama di bidang ekonomi belum tergali maksimal. Menurut dia, selama ini hubungan Indonesia-Arab Saudi lebih kental di bidang keagamaan, sosial, dan pendidikan.

    Menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Raja Arab Salman akan membawa sekitar 1.500 orang, yang terdiri atas menteri, pengusaha, hingga pangeran. "Raja Salman membawa serta 10 menteri dan 25 pangeran," ujar Pramono beberapa waktu lalu.

    ADITYA BUDIMAN

    Simak juga:
    Ma'ruf Amin MUI: Saya Tolak Menemui Keduanya, Ahok dan Anies  
    Ahok-Djarot Dilaporkan ke Polisi Soal Wi-Fi Al-Maidah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.