25 Perwira Tinggi TNI Dimutasikan, Ini Rinciannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, saat memimpin upacara Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi yang diikuti 1.260 personel Polisi Militer TNI-Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 26 Januari 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, saat memimpin upacara Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi yang diikuti 1.260 personel Polisi Militer TNI-Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, 26 Januari 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo memutasikan 25 Perwira Tinggi TNI pada 23 Februari 2017. Mutasi itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/141/II/2017.

    Perwira Tinggi TNI yang dimutasi jabatannya, terdiri atas, delapan di jajaran TNI Angkatan Darat, sembilan di jajaran TNI Angkatan Laut, dan delapan di jajaran TNI Angkatan Udara.

    Baca juga:

    Raja Arab Liburan ke Bali, PHRI: Jadi Magnet Turis Arab Saudi
    Kasus Siti Aisyah,Presiden Jokowi: Kami akan Selalu Dampingi

    "TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira TNI," seperti dikutip dari keterangan tertulis dari pusat penerangan Mabes TNI, Jumat, 24 Februari 2017.

    Di TNI Angkatan Darat Perwira Tinggi yang dimutasi adalah Mayjen Teddy Lhaksmana W.K., dari Pangdam Jaya menjadi Perwira Tinggi Mabes TNI Angkatan Darat; Mayjen Jaswandi dari Pangdam IV/Diponegoro menjadi Pangdam Jaya menggantikan Teddy. Sementara itu Letjen Agus Sutomo, dari Dansesko TNI menjadi Inspektur Jenderal Kemhan.

    Sementara itu Mayjen Liston A. Simanjuntak, dari Deputi III Bidang Kontra Intelijen BIN menjadi Sahli Bidang Hankam BIN; Mayjen Asep Subarkah Yusuf dari Sahli Bidang Hankam BIN menjadi Deputi III Bidang Kontra Intelijen BIN; Brigjen Chandra W. Sukotjo, dari Sekretaris I Kedubes RI di Australia menjadi Deputi I Bidang Intelijen Luar Negeri BIN; Kolonel Inf Raden Tjahya Komara dari Kabag Kepreg Ropek Sekjen Kemhan menjadi Dirrah Ditjen Strahan Kemhan; dan Kolonel Czi Amping Bujasar Tangdilintin dari Agen Madya pada Binda Sulawesi Tenggara Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Kabinda Sulawesi Selatan BIN.

    Sedangkan di Angkatan Laut, yaitu : Mayjen (Mar) R.M. Tursono, dari Dankormar menjadi Dansesko TNI; Mayjen TNI (Mar)  Bambang Suswantono, dari Danpaspampres menjadi Dankormar; Laksma TNI Raja Morni Harahap, dari Dirwilhan Ditjen Strahan Kemhan menjadi  Staf Khusus Kasal; Laksma TNI Teguh Prihantono dari Kabinda Jawa Timur BIN menjadi Deputi Bid Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas.

    Sementara itu, Laksma TNI Basuki Riatno, dari Kabinda Sulawesi Selatan BIN menjadi Kabinda Jawa Timur BIN; Brigjen TNI (Mar) Suhartono, dari Danlantamal XI / Mer Korarmatim menjadi Danpaspampres; Kolonel (Mar) Bambang Sutrisno, dari Sahli F Binkuatmar Pangarmabar  menjadi Danlantamal XI / Mer Korarmatim; Kolonel  Laut (P) Umar  Arief dari Wadanlantamal III Jakarta Koamabar menjadi Karopeg Setjen Kemhan; dan Kolonel laut (P) Bambang Supriyadi, dari Paban I / Ren Sopsal  menjadi Dirwilhan Ditjen Strahan Kemhan.

    Di Angkatan Udara mutasi terjadi pada Marsda Abdul Muis, dari Pangkohanudnas menjadi Dirjen Renhan Kemhan; Marsda Yuyu Sutisna, dari Pangkoopsau I menjadi Pangkohanudnas; Marsma Imran Baidirus, dari Waasops Kasau menjadi Pangkoopsau I; Marsma Irawan Nurhadi dari Dirdiklat Kodiklatau menjadi Wadan Kodiklatau.

    Sedangkan Marsma Anang Nurhadi S dari Wadan Kodiklatau menjadi Waasops Kasau; Marsda Toto Boedihardjo, dari Kapusevbang Lemhannas menjadi Waaspers Kasau; Marsma Sungkono, dari Waaspers Kasau menjadi Kapusevbang Lemhannas; dan  Kolonel (Pnb) Andjar Sungkowo, dari Sesdisdikau menjadi Dirdiklat Kodiklatau.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.