Calon Buruh di Karawang Bakal Digembleng Semimiliter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Tony Hartawan

    TEMPO/ Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Karawang - Pemerintah Kabupaten Karawang sedang mempersiapkan program pemagangan bagi 5.000 calon tenaga kerja tahun ini yang disertai pelatihan semimiliter. Rencananya, 300 pabrik di enam kawasan industri siap menampung para peserta tersebut.

    Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari mengatakan, sebelum dilepas pada 8 Maret 2017, para peserta bakal mendapatkan pelatihan semimiliter dari kepolisian dan TNI. "Selama satu hari satu malam, para peserta bakal digembleng langsung oleh Bupati Karawang," ucap Ahmad kepada wartawan di Karawang, Jumat, 24 Februari 2017.

    Berita lain: Raja Arab ke Bali: Pesan 7 Hotel, Tarif Rp 20 Juta per Malam

    Untuk mendukung program pemagangan nasional, Pemerintah Kabupaten Karawang membentuk Komite Pemagangan Daerah. Tujuannya adalah tenaga kerja asal Karawang banyak diserap industri.

    Ahmad berharap program pemagangan bakal mengurangi angka pengangguran di Karawang yang masih tinggi. "Ini merupakan upaya pemerintah daerah memberikan kesempatan kepada pekerja asal Karawang," ujarnya.

    Setelah mengikuti program pemagangan selama enam bulan, para peserta bakal mendapat sertifikat kerja. Mereka akan diprioritaskan menjadi karyawan tetap jika performa kerjanya baik. Selama mengikuti program itu, para peserta bakal mendapat jaminan hak tenaga kerja, jaminan kesehatan, dan uang saku sebesar 60 persen dari UMK Karawang atau senilai Rp 2.160.000. "Mereka tidak akan menuntut apa pun jika kontrak magang diputus," tutur Ahmad.

    Setelah itu, para peserta akan menjalani uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi. Harapannya, dengan sertifikasi, para peserta akan lebih mudah diterima perusahaan-perusahaan yang membutuhkan. "Sistem ini bakal memudahkan perusahaan menyeleksi calon karyawan," kata Ahmad.

    HISYAM LUTHFIANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.