Ketua DPW PAN, Eko: Mudah-mudahan Koalisi Kekeluargaan Jadi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR RI Komisi X, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio sebelum menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (12/2). Eko diperiksa sebagai Saksi terkait kasus korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPR RI Komisi X, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio sebelum menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (12/2). Eko diperiksa sebagai Saksi terkait kasus korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Eko Hendro Purnomo mengatakan partainya terbuka dan mengikuti dinamika dari bawah. Ini terkait dengan deklarasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN Jakarta Barat yang mendukung pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam pilkada putaran kedua mendatang.

    Eko menambahkan, DPC PAN Jakarta Utara akan melakukan deklarasi serupa Jumat ini, 24 Februari 2017. "Kalau dirasa visi dan misi paslon tiga sama dengan AD/ART partai, enggak masalah. Cuma sampai sekarang, DPW belum memutuskan memajukan siapa untuk pemilihan ini," ujar pria yang akrab disapa Eko Patrio itu di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis malam, 23 Februari 2017.

    Baca juga:
    Pengamat Politik: Jalan Sulit PAN, PKB, PPP di Pilkada DKI
    Agus-Sylvi Kalah, PAN Siap Merapat ke Anies-Sandi

    Menurut Eko, PAN menunggu hasil real count KPU untuk menentukan pasangan calon mana yang akan didukung. "Saya kan tidak bisa berandai-andai dari quick count, jadi tunggu real count. Bila real count benar, baru pada 28 Februari ambil sikap (mengenai) siapa yang diajukan," ucapnya. DPC menjadi bahan pertimbangan PAN dalam menentukan arah dukungan dalam pilkada putaran kedua pada April mendatang.

    Baca pula:
    Pilkada DKI Putaran 2,PDIP Cari Dukungan ke PKB, PAN, PPP
    PKB dan PAN Belum Tentukan Sikap untuk Putaran 2

    Eko mengatakan tidak menutup kemungkinan koalisi kekeluargaan yang digaungkan pada awal pilkada 2017 bisa terbentuk di putaran kedua nanti karena komunikasi antara beberapa partai, seperti PKB, PPP, PAN, Gerindra, Demokrat, dan PKS, sudah terjalin. "Mudah-mudahan saja koalisi kekeluargaan benar-benar bisa jadi bagian dan mengantarkan calon gubernur yang terbaik," kata dia.

    "Sekarang, kami sedang evaluasi internal. Sesungguhnya, kesalahan di mana, sih, dan apa yang harus kami lakukan. Dalam rangka evaluasi itulah, PAN memutuskan mencalonkan siapa untuk nanti. Keputusannya mungkin awal Maret, lah," kata Eko Hendro Purnomo.

    AMMY HETHARIA | S. DIAN ANDRYANTO

    Simak:
    Ahok-Djarot Dilaporkan ke Polisi Soal Wi-Fi Al-Maidah
    Langkah Politik Gede Pasek Suardika, Berlabuh di Hanura


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.