Kopi Gunung Puntang Diperkenalkan di Konferensi IBRAF

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kopi Gunung Puntang Diperkenalkan di Koferensi IBRAF

    Kopi Gunung Puntang Diperkenalkan di Koferensi IBRAF

    INFO JABAR - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkenalkan kopi Gunung Puntang pada acara eksebisi forum penyiaran internasional atau International Conference "Media for World Harmony" & The 5th Annual Meeting of IBRAF (Forum Penyiaran Internasional) di Trans Luxury Hotel Bandung, Rabu, 23 Februari 2017. Booth Jawa Barat di pameran ini ramai dikunjungi peserta delegasi.

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan melalui event ini Jawa Barat dapat memperkenalkan produk-produk terbaiknya ke mancanegara. Salah satunya kopi Gunung Puntang yang meraih juara dalam Specialty Coffee Association of America Expo 2016 di Atlanta, Amerika Serikat, ujarnya saat menikmati secangkir kopi di booth kopi Jawa Barat.

    Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setda Jawa Barat Ade Sukalsah, sebagai penanggung jawab booth Jawa Barat, mengatakan kehadiran kopi Puntang di event ini karena kopi ini merupakan legenda kopi Java. Sejak zaman kolonial kopi ini sudah termasyhur, bahkan ketika aroma Arabika beredar di daratan Eropa juga Amerika, dan mendapat brand kopi dunia. Kini sejarah terulang, dalam kontes kopi sedunia di Atlanta, Amerika Serikat, tahun lalu, Puntang merajai dan mendapat mahkota juara pertama, katanya.

    Warga Jawa Barat, menurut Ade, sepatutnya bangga atas prestasi kopi Puntang ini. Harapannya, Java Coffee kembali bersinar di pentas dunia dan memberi dampak menggairahkan ekonomi masyarakat, ucapnya.

    Booth Jawa Barat juga menyajikan berbagai macam kerajinan binaan Dekranasda Provinsi Barat, yakni TARA Bag (Kerajinan berbentuk Tas Tangan Wanita) asal Tasikmalaya, kerajinan tangan dari bahan tanduk sapi asal Sukabumi. Event ini menjadi salah satu ajang promosi yang luar biasa bagi Jawa Barat, karena dihadiri 500 delegasi dari 40 negara di belahan dunia, kata Ade.

    Acara IBRAF ke-5 yang mengusung tema "Media for World Harmony" ini dibuka Rabu, 22 Februari 2017 oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Trans Luxury Hotel Bandung. Konferensi ini dihadiri oleh para regulator penyiaran dari 36 negara OKI (Organisasi Konferensi Islam) dan 10 negara pemantau. (*)



    ""


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.