Wali Kota Risma Bakal Datangkan 20 CEO Silicon Valley

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Surabaya, Sri Rismaharini berkunjung ke Manokwari Papua Barat, dalam agenda politiknya diutus DPP PDIP  mendukung salah satu pasangan calon Gubernur Papua Barat usungan PDIP pada Pilgub 15 Februari mendatang. TEMPO/Hans Arnold

    Wali Kota Surabaya, Sri Rismaharini berkunjung ke Manokwari Papua Barat, dalam agenda politiknya diutus DPP PDIP mendukung salah satu pasangan calon Gubernur Papua Barat usungan PDIP pada Pilgub 15 Februari mendatang. TEMPO/Hans Arnold

    TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota Tri Rismaharini menunjukkan keseriusan pemerintah kota Surabaya untuk menjadikan kota ini sebagai kota pusat startup digital di Indonesia. Risma bahkan berencana menggelar konferensi dan pelatihan teknis di kota Pahlawan ini dengan mendatangkan sejumlah pakar teknologi dan bisnis dari pusat rintisan digital Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat.

    “Ada beberapa CEO seperti dari Google, Intel, Facebook dan Instagram yang akan datang ke Surabaya,” kata Risma kepada wartawan di ruang kerja, Rabu, 22 Februari 2017.

    Sekitar 20 orang CEO dari perusahaan terkemuka dan pakar teknologi informasi direncanakan bakal membagikan ilmu teknologi digital kepada anak-anak muda pada Agustus nanti.

    Baca:
    Wali Kota Risma ke Silicon Valley, Ada Apa?
    Wali Kota Risma Gandeng ITS Rintis `Silicon Valley` Surabaya

    Konferensi start up business itu, kata Risma, merupakan tindak lanjut kunjungannya ke Amerika Serikat pertengahan Februari lalu. Pada 11-17 Februari 2017, Risma mengajak akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya untuk mengunjungi beberapa kampus dan perusahaan terkemuka antara lain GSV Lab, Google, Facebook, Instagram, Intel, Berkeley University, dan Stanford University.

    Awalnya, kunjungan Risma itu hanya berfokus pada bidang ekonomi. Namun, Risma juga ingin lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya.

    Risma menuturkan akan memanfaatkan pertemuan pada Agustus nanti dengan menyatakan keinginannya untuk memberdayakan anak-anak muda memulai start-up business, yang ditunjang oleh sistem teknologi informasi berbasis internet.

    Pemerintah Kota Surabaya mendapat dukungan dari manajemen jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook, untuk menggelar program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda, yang bertujuan memberdayakan warga dalam hal jejaring digital.

    Baca:
    Ke Mana Saja Wali Kota Risma Selama di Silicon Valley?
    Oleh-oleh Rombongan Wali Kota Risma-ITS dari San Fransisco

    Risma menilai ada banyak anak-anak Surabaya yang tertarik di bidang ini. "Tetapi pembinaannya tidak ada. Nanti kita akan minta mentor untuk membantu mengaitkan teknologi untuk kehidupan sehari-hari."

    Tak hanya e-commerce alias sisi ekonomi, namun lebih dari itu. "Saya berharap, antara pendidikan, swasta dan dunia usaha bisa terkoneksi,” ujar Risma.

    Baca:
    Di Silicon Valley, Risma Disebut Wali Kota Tergila di Dunia


    Rektor ITS, Joni Hermana, mengapresiasi langkah wali kota itu. "Beliau mengajak kami, dari perguruan tinggi untuk mendampinginya sekaligus menjadi mitra kerjasama di saat nanti kami kembali ke Indonesia," kata dia.

    Joni mengaku optimistis Surabaya bakal menjadi Silicon Valley Indonesia di masa depan. "Ini luar biasa karena insya Allah pemerintah melibatkan akademisi, pelaku bisnis, dan masyarakat, khususnya anak-anak muda Surabaya."

    ARTIKA RACHMI FARMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.