Ahok Hadir, Ribuan Kader Partai Hanura Acungkan Dua Jari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahok dan Presiden Joko Widodo berfoto bersama pengurus inti Partai Hanura di Sentul Internation Convention Center, Bogor, 22 Februari 2017. TEMPO/Aditya Budiman

    Ahok dan Presiden Joko Widodo berfoto bersama pengurus inti Partai Hanura di Sentul Internation Convention Center, Bogor, 22 Februari 2017. TEMPO/Aditya Budiman

    TEMPO.CO, Bogor - Acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu, 22 Februari 2017 menjadi lautan dukungan bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Kala kamera menyorot Basuki alias Ahok, saat itu pula hall SICC riuh dengan pekikan ribuan kader Hanura meneriakkan namanya.

    Padahal, saat itu Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang tengah menyampaikan pidato politiknya. Mendengar nama Ahok tak henti-henti diteriakkan, OSO-sapaan Oesman-langsung menanggapinya.

    Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini mengacungkan dua jari tangan kanannya ke atas. "Ini hak saya, partai saya yang sudah komitmen dengan beberapa partai lainnya," kata OSO. Pernyataan dia ini disambut dengan tepukan tangan dari para kader.

    "Ya gak, Nov (Setya Novanto, Ketua Umum Partai Golkar). Tuh, liat tangan Novanto," kata OSO berseloroh. Sikap OSO ini disambut dengan gelak tawa dari para kader, tamu-tamu undangan hingga Presiden Joko Widodo yang turut hadir.

    "Mana lagi? Romi (Muhammad Romahurmuziy, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan) mana tangannya?" kata OSO. Romi pun hanya membalasnya dengan tertawa terbahak-bahak. Tidak terlihat apakah dia ikut mengacungkan dua jarinya atau tidak.

    OSO lalu melanjutkannya dengan mencari Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. "Surya Paloh mana? nomor berapa, pak? konsisten, kan?" kata OSO. Surya Paloh yang duduk di dekat Romi juga hanya tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan OSO itu.

    Setelah itu, OSO lalu meminta semua yang hadir ikut mengacungkan dua jarinya ke atas. "Ayo sekarang semuanya," kata dia.

    Mengacungkan dua jari sendiri menjadi simbol kampanye pasangan Basuki dengan Djarot Saiful Hidayat dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem dan Partai Hanura.

    Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan kubu Romi belum memutuskan apakah akan mendukung Ahok-Djarot atau tidak. Di Pilgub DKI putaran pertama, PPP mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang tidak lolos ke putaran kedua.

    Saat OSO meminta semua yang hadir mengacungkan jarinya, tidak terlihat apakah Presiden Joko Widodo ikut mengangkat tangannya atau tidak.

    Pasangan Basuki-Djarot akan kembali bertarung di Pilgub DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017. Pasangan petahana ini akan menghadapi Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang didukung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.