Ratusan Perwira Sesko TNI AD Latihan Medan di Subang

Reporter

KSAD Jenderal TNI Mulyono membalas hormat dari prajurit Kopassus saat defile pasukan memperingati Hari Juang Kartika atau Hari Angkatan Darat, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, 15 Desember 2016. ANTARA/R. Rekotomo

TEMPO.CO, Subang - Sebanyak 272 perwira siswa TNI Angkatan Darat dan sembilan perwakilan dari negara sahabat mengikuti kegiatan Latihan Medan di Desa Dawuan, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Latihannya selama empat hari," kata Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Angkatan Darat Mayor Jenderal Dodi Usodo Hargo saat meninjau Latihan Medan di Desa Dawuan, Subang, Selasa sore, 21 Februari 2017.

Menurut Dodi, selama mengikuti Latihan Medan, peserta diinapkan di rumah-rumah penduduk setempat. Mereka sengaja disatukan dengan masyarakat supaya bisa menghayati dan mengerti kondisi sosial masyarakat akar rumput secara langsung.

Baca: Suhardi: BNPT Terapkan Multistrategi Hadapi Teroris

"Supaya nanti kalau mereka jadi pimpinan bisa memperhatikan masyakatnya di bawah, bukan cuma yang di atas saja," tegas Dodi. "Jika ada siswa yang minta air panas jangan dikasih, supaya mereka merasakan dinginnya hawa Desa Dawuan," ujar Dodi kepada warga.

Latihan Medan merupakan bagian dari program Pendidikan Regional LXV Sesko TNI AD yang diselenggarakan selama 11 bulan. Di antara pesertanya ada yang berasal dari  Amerika, Australia, Korea Selatan, Arab Saudi, Pakistan, India, Malaysia, Singapura dan Thailand. Para peserta pendidikan mayoritas berpangkat mayor atau golongan V.

Simak: Mabes Polri Bentuk Biro Multimedia, Yan Fitri Jadi Kepalanya

Ada pun materi pendidikan yang diajarkan selama mengikti pendidikan teori meliputi manajemen operasional, strategi, dan riset. Di ujung pendidikan mereka diwajibkan membuat karya tulis ilmiah militer sebagai syarat kelulusan.

Dodi menegaskan bahwa para peserta pendidikan tidak selamanya lulus 100 persen. "Pernah juga terjadi ada nggak lulus (termasuk peserta dari luar negeri). Namanya juga pendidikan," jelasnya.

NANANG SUTISNA






Mengenal Satbravo-90, Pasukan Elite TNI AU yang Sukses Jemput WNI di Afganistan

23 Agustus 2021

Mengenal Satbravo-90, Pasukan Elite TNI AU yang Sukses Jemput WNI di Afganistan

Satuan tugas evakuasi yang dibentuk pemerintah berhasil memulangkan para warga negara Indonesia (WNI) dari Afganistan pada Sabtu, 21 Agustus kemarin.


Menantu AM Hendropriyono Jadi Pangkostrad, Ini Penjelasan TNI

23 Juli 2018

Menantu AM Hendropriyono Jadi Pangkostrad, Ini Penjelasan TNI

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal M. Sabrar menjelaskan soal pengangkatan menantu AM Hendropriyono, Andika Perkasa menjadi Pangkostrad.


TNI AD Serah Terimakan Jabatan Pangkostrad dan Asisten Logistik

23 Juli 2018

TNI AD Serah Terimakan Jabatan Pangkostrad dan Asisten Logistik

Serah terima jabatan itu, kata KASAD Jenderal Mulyono, untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan penyegaran di tubuh TNI AD.


3 Perempuan Ini Jadi Pionir Pilot di TNI AD

22 Juli 2018

3 Perempuan Ini Jadi Pionir Pilot di TNI AD

Tiga orang Letnan Dua Cpn, Puspita Ladiba, Feny Avisha dan Tri Ramadhani akan menjadi juru terbang perempuan pertama di lingkungan TNI AD.


Cerita Prajurit TNI Berlatih Menerbangkan Helikopter Apache

22 Juli 2018

Cerita Prajurit TNI Berlatih Menerbangkan Helikopter Apache

Letnan Satu Cpn Alexius Darma menceritakan pengalamannya berlatih menerbangkan Helikopter Apache AH-64E tanpa melihat.


TNI AD Siapkan 58 Teknisi untuk Rawat Helikopter Apache

22 Juli 2018

TNI AD Siapkan 58 Teknisi untuk Rawat Helikopter Apache

Para teknisi belajar mengenai seluk beluk helikopter Apache selama 6 sampai 8 bulan di Amerika Serikat.


Mengintip Kandang 8 Helikopter Apache TNI AD di Semarang

21 Juli 2018

Mengintip Kandang 8 Helikopter Apache TNI AD di Semarang

TNI AD mengandangkan delapan Helikopter Apache AH-64E terbarunya di Skuadron 11/Serbu, Pangkalan Udara TNI AD Ahmad Yani.


Penerbang TNI AD Punya Kualifikasi Terbangkan Helikopter Apache

21 Juli 2018

Penerbang TNI AD Punya Kualifikasi Terbangkan Helikopter Apache

Penerbang TNI AD yang telah menjalani pelatihan di Amerika selama 10 bulan sudah punya kemampuan menerbangkan Helikopter Apache.


Begini Kecanggihan Helm Helikopter Apache Milik TNI AD

21 Juli 2018

Begini Kecanggihan Helm Helikopter Apache Milik TNI AD

Dibandrol dengan harga Rp 500 juta, helm pilot Helikopter Apache memiliki teknologi mutakhir. Apa saja?


Satu Helikopter Apache Rp 500 Miliar, Berapa Harga Helmnya?

21 Juli 2018

Satu Helikopter Apache Rp 500 Miliar, Berapa Harga Helmnya?

Kecanggihan helikopter Apache AH 64 milik TNI Angkatan Darat tidak hanya terletak pada unitnya. Helmnya pun canggih.