Jokowi Terpingkal-pingkal, Apa Isi Pidato Ketua Umum Hanura?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi tertawa Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan komedian Indonesia saat jamuan maka malam di Istana Negara, Jakarta, Rabu 16 Desember 2015. Selain mengundang komedia, Jokowi juga mengundang beberapa aktor di antaranya Butet Kertarejasa, Djaduk Ferianto, dan Slamet Rahardjo.TEMPO/Subekti

    Ekspresi tertawa Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan komedian Indonesia saat jamuan maka malam di Istana Negara, Jakarta, Rabu 16 Desember 2015. Selain mengundang komedia, Jokowi juga mengundang beberapa aktor di antaranya Butet Kertarejasa, Djaduk Ferianto, dan Slamet Rahardjo.TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bogor - Gelak tawa memenuhi Sentul International Convention Center kala Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Oesman Sapta Odang berpidato. Bahkan Presiden Joko Widodo dan para tokoh nasional terlihat terpingkal-pingkal.

    Dalam pidatonya sekitar 25 menit, Oesman memang kerap memancing tawa hadirin acara tersebut, mulai saat dia memperkenalkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama hingga ketika menyinggung soal perombakan kabinet.

    Baca: Presiden Jokowi Hadiri Pelantikan Pengurus Partai Hanura

    "Eh, ada Pak Ahok. Ahok, dia nakal. Persis seperti saya nakalnya. Tapi saya suka," kata pria yang akrab disapa OSO ini saat memulai pidato di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu, 22 Februari 2017. Ucapan itu langsung disambut gelak tawa para kader Hanura.

    OSO kemudian melanjutkan pidatonya dengan menyapa tamu yang hadir, mulai para ketua umum partai hingga menteri Kabinet Kerja. Puncaknya, ia berhasil memancing tawa Presiden Jokowi saat menganggap para menteri kompak karena terus ikut tiap Presiden pergi.

    "Yang enggak (ikut) pergi, biar aja nanti," ucap OSO. Mendengar ucapan ini, dari layar besar yang ada di belakang panggung, terlihat Presiden Jokowi menahan tawanya dengan tersenyum.

    Baca: Ahok Satu Panggung dengan Jokowi di Acara Partai Hanura

    "Saya enggak bilang ada (perombakan) kabinet ketiga, ya. Jangan macam-macam. Sok tahu, lu," ujar OSO. Kali ini, Presiden tertawa lepas. Mulutnya terbuka.

    OSO pun melanjutkan pidatonya. Ia meminta partai-partai jangan terlalu kaku, tapi mencoba menyentuh hati rakyat Indonesia. "Kalau saya, cuma satu, kalau Presiden tertawa begini (OSO memperagakan gaya tertawa Jokowi dengan menaik-turunkan bahunya), berarti benar," kata dia.

    "Tapi, kalau cuma begini (senyum-senyum kecil), nah, berarti ada tanda-tanda," tutur OSO. Jokowi kembali tertawa lepas. Ia terlihat mencoba menutup mulutnya dengan tangan.

    Tidak hanya Presiden, para tokoh, seperti Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung, pun tertawa lebar. Sedangkan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri hanya tersenyum.

    AHMAD FAIZ

    Simak pula:
    Jonan Sebut Freeport Hanya Sebesar Sapi, Ini Alasannya
    Diultimatum Freeport, Begini Jawaban Presiden Jokowi

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.