Polisi Buru ABG Penjual Teman ke Pria Hidung Belang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita malam, wanita nakal, PSK. news.com.au

    Ilustrasi wanita malam, wanita nakal, PSK. news.com.au

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru memburu gadis belia berinisial NA, 15 tahun, atas tuduhan prostitusi anak di bawah umur. NA dilaporkan telah menjual temannya sendiri, F, yang juga masih ABG berusia 13 tahun kepada pria hidung belang.

    "Dia diduga telah menjual korban kepada pria dewasa. Kasus ini sedang dalam penyelidikan," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, Rabu, 22 Februari 2017.

    Baca juga:
    13 Tersangka Human Trafficking Diserahkan ke Pengadilan
    Staf Terlibat Human Trafficking, Bandara El Tari Diperketat

    Guntur mengatakan peristiwa itu bermula pada 4 Februari 2017. Ketika itu, pelaku membawa korban. Sejak dibawa pelaku, korban tidak pernah pulang ke rumah selama dua pekan.

    Belakangan, ujar Guntur, diketahui korban disembunyikan pelaku di salah satu rumah di Kampung Dalam, Pekanbaru. Korban ditemukan orang tuanya setelah dilakukan pencarian selama berhari-hari. "Setelah ditemukan, korban langsung dibawa pulang," tuturnya.

    Baca pula: Cegah Praktik Human Trafficking, Kediri Perketat Urus Paspor

    Saat diinterogasi orang tuanya, pelaku mengaku telah dijual kepada pria hidung belang. Pelaku mengaku dipaksa berhubungan badan dengan pria dewasa di sebuah hotel sebanyak dua kali. "Pelaku memperoleh uang jutaan rupiah dari kasus tersebut," katanya.

    Tidak terima atas perlakuan yang diterima anaknya, orang tua korban melaporkan peristiwa itu ke polisi. "Saat ini, kasus tersebut tengah didalami Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Pekanbaru," ujar Guntur.

    RIYAN NOFITRA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.