Kejadian Aneh di Makam Tan Malaka (1), Mbah Suhut dan Rumput  

Reporter

Tiga seniman melakukan aksi teatrikal di makam Tan Malaka Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Rabu 23 November 2016. Aksi ini dilakukan untuk mempertahankan makam Tan Malaka agar tak dipindah ke Sumatera Barat. Tempo/Hari Tri Wasono

TEMPO.CO, Kediri - Beberapa peristiwa mistis terjadi saat prosesi pengambilan tanah perkuburan Tan Malaka di Kediri. Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota meyakini hal itu sebagai bentuk kesakralan acara tersebut.

Proses pengambilan gelar adat Datuk Tan Malaka dan tanah perkuburan sebagai pengganti jasad di makam Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, telah dilakukan. Ratusan warga Kabupaten Limapuluh Kota mendatangi makam di lereng Gunung Wilis untuk melakukan upacara adat. Meski berlangsung khidmat, sejumlah peristiwa mistis sempat menarik perhatian peserta upacara.

Baca juga: Soal Pemindahan Jasad Tan Malaka, Keluarga Belum Solid

Peristiwa unik pertama terjadi ketika rombongan dan tokoh adat yang dipimpin Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan tiba di salah satu rumah warga di Desa Selopanggung. Rumah terakhir sebelum memasuki kawasan gunung menuju makam ini menjadi tempat singgah peserta upacara untuk bertemu dengan perangkat desa dan Wakil Bupati Kediri Masykuri Iksan.

Baru sejenak mereka duduk, Yusron, remaja peserta rombongan dari Limapuluh Kota, mendadak ngeloyor pergi meninggalkan rekan-rekannya. Tanpa pamit, dia berjalan sendiri menyusuri jalan setapak yang dipenuhi lumpur menuju kompleks pemakaman desa tempat pusara Tan Malaka. "Semua berfokus pada acara, sehingga kami mengabaikan kepergian dia," kata Ferizal Ridwan kepada Tempo, Rabu, 22 Februari 2017.

Baca pula: Keluarga Tan Malaka Tak Akan Tuntut Pengusutan Kematiannya

Hingga acara ramah-tamah dengan perangkat pemerintah Kediri usai, rombongan berjalan menuju makam menyusul langkah Yusron. Begitu tiba di kompleks makam yang menjorok ke ngarai, mereka mendapati Yusron tengah mencabuti rumput. Tak hanya mencabuti rumput di pusara Tan Malaka, remaja ini juga telah mencabut tandas hampir seluruh rumput yang berada di area makam.

Ketika ditanyai temannya, Yusron justru menyebut nama Mbah Suhut dan beringsut ke sebuah pusara lawas. Menurut warga setempat, lokasi yang ditunjuk Yusron benar merupakan makam Mbah Suhut, sesepuh desa yang meninggal puluhan tahun silam. Hal itu cukup mengejutkan warga di permakaman, karena sebelumnya Yusron belum pernah berkunjung ke Kediri ataupun ziarah ke makam itu.

Simak: Begini Pengambilan 8 Genggam Tanah Jasad Tan Malaka

Bahkan, saat prosesi pengambilan tanah perkuburan dilakukan ketua adat Minang, Yusron mendadak berdiri dari pusara Mbah Suhut sambil berteriak histeris mengucapkan "Minggir" berulang-ulang. Dia meminta jalan kepada orang-orang yang mengerumuni makam Tan Malaka untuk melihat dari dekat. Setelah diberi jalan dan tiba di dekat pusara Tan Malaka, pemuda itu langsung tersadar dan terlihat bingung.

Saat bertamu di Pondok Pesantren Lirboyo tadi malam, Yusron mengaku didatangi seseorang yang menanyakan maksud kedatangan rombongannya. Dia mengira orang tersebut adalah warga setempat. Selanjutnya pria misterius itu meminta Yusron pergi ke makam untuk membersihkan makam dan mencabut rumput. "Saya langsung pergi ke sana," ujarnya.

HARI TRI WASONO

Baca berita lainnya:
Ipar Jokowi & Suap Pajak (1), Ternyata Arif Pernah Diperiksa
Kasus Ahok, Ahli Pidana: Bukan Delik Aduan







Mas Dhito Dorong Produk Unggul Pertanian Menjadi Oleh-Oleh Khas Kediri

11 jam lalu

Mas Dhito Dorong Produk Unggul Pertanian Menjadi Oleh-Oleh Khas Kediri

Saat ini dirinya tengah mengembangkan kawasan Agropolitan yang dibagi dalam beberapa wilayah kecamatan berdasarkan potensi unggulan.


Pemkab Kediri Gandeng UNESA Gelar Cerita Rakyat

2 hari lalu

Pemkab Kediri Gandeng UNESA Gelar Cerita Rakyat

Dalam rangka menarik minat wisatawan, Pemerintah Kab. Kediri melalui Balitbang Kab. Kediri


Kastil Windsor Dibuka Lagi Pasca-Pemakaman Ratu Elizabeth II, Antrean Membludak

3 hari lalu

Kastil Windsor Dibuka Lagi Pasca-Pemakaman Ratu Elizabeth II, Antrean Membludak

Banyak dari pengunjung juga rela menunggu untuk masuk ke Kapel St George, tempat Ratu Elizabeth II dimakamkan minggu lalu.


Pesan Mas Dhito Pada Perawat: Layani dengan Hati

3 hari lalu

Pesan Mas Dhito Pada Perawat: Layani dengan Hati

Pelayanan terbaik menjadi komitmen pemerintahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.


Mas Dhito: Bansos Bukan untuk Sanak Saudara

4 hari lalu

Mas Dhito: Bansos Bukan untuk Sanak Saudara

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyatakan tegas penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) harus tepat sasaran.


Jepang Melepas Shinzo Abe dengan Bunga dan Kontroversi

5 hari lalu

Jepang Melepas Shinzo Abe dengan Bunga dan Kontroversi

Ribuan pelayat Shinzo Abe membanjiri tempat pemakaman sejak dini hari, memaksa penyelenggara untuk membuka aula setengah jam lebih awal.


Jepang Bersiap Gelar Pemakaman Shinzo Abe

5 hari lalu

Jepang Bersiap Gelar Pemakaman Shinzo Abe

Ratusan warga Jepang antre di jalan-jalan di luar Nippon Budokan Hall, lokasi pemakaman kenegaraan Shinzo Abe


Terlalu Mahal, Acara Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe Jadi Kontroversi

5 hari lalu

Terlalu Mahal, Acara Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe Jadi Kontroversi

Pemakaman Kenegaraan mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah memicu reaksi publik sampai ada yang bakar diri sebagai bentuk protes.


Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

6 hari lalu

Pemakaman Umum Al Oud di Riyah, Kuburan Raja-Raja Arab Saudi

Kerajaan Inggris punya Westminster Abbey tempat pemakaman raj atau ratu. Sementara, raja-raja Arab Saudi dikuburkan di pemakaman umum Al Oud Riyadh.


Ukraina Temukan Lagi Dua Kuburan Massal di Izium

6 hari lalu

Ukraina Temukan Lagi Dua Kuburan Massal di Izium

Volodymyr Zelensky mengkonfirmasi telah ditemukan lagi dua situs kuburan massal yang berisi mayat ratusan orang di kota timur laut Izium.