Firza Husein Berharap Penangguhan Penahanannya Dikabulkan  

Reporter

Firza Husein (Facebook.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka dugaan makar, Firza Husein, berharap penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya mengabulkan penangguhan penahanan karena kondisi kesehatan yang menurun. "Kami minta tolong Ibu Firza diperiksa lagi (kesehatannya) karena kesehatannya menurun," kata pengacara Firza, Azis Yanuar, di Jakarta, Selasa, 21 Februari 2017.

Azis menuturkan berkoordinasi dengan penyidik Polda Metro Jaya untuk mengkonfirmasi permohonan penangguhan penahanan Firza yang telah berlangsung selama 20 hari. Menurut dia, penyidik kepolisian memperpanjang masa penahanan Firza selama 40 hari setelah menjalani penahanan 20 hari.

Penyebab kesehatan Firza menurun, Azis mengungkapkan, karena menderita jantung koroner dan penyempitan pembuluh darah. Pengacara Firza juga meminta izin penyidik kepolisian agar memeriksa kesehatan kliennya secara mendalam dan rutin, misalnya dua pekan sekali.

Baca:
Tersangka Makar, Firza Husein Diberondong 20 Pertanyaan
Ditangkap Kasus Makar, Firza Husein Didampingi 5 Pengacara
VIDEO: Penggeledahan, Polisi Membawa Sprei dari Rumah Orang Tua Firza Husein

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa Firza sebanyak enam kali di Rumah Tahanan (Rutan) Markas Komando Brigade Mobil Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dan di luar rutan. Terkait dengan percakapan dan foto pornografi yang menjadi viral, Azis menambahkan, Firza telah menjalani dua kali pemeriksaan mengenai apakah dia kenal dengan Rizieq Syihab dan Emma.

Atas tuduhan makar dan menyokong dana untuk aksi 2 Desember 2016, pengacara Firza telah membantahnya. Firza juga diduga akan menyediakan transportasi untuk massa yang akan beraksi pada aksi damai 212 saat itu. Padahal, menurut Aziz, tidak ada kesepakatan untuk melakukan makar. Apalagi, kata Aziz, tak ada transaksi duit yang mengalir. "Hanya menawarkan pinjaman mobil," ujarnya, Rabu, 1 Februari 2017.

Sebelum aksi damai 212, Firza memang menginap di Hotel Sari Pan Pasifik, bersama sejumlah aktivis yang disebut akan melakukan makar. Saat itu, menurut dia, keberadaan Firza di sana hanya murni ingin kumpul-kumpul untuk ikut aksi 212 keesokan harinya. "Firza tidak tahu kalau memang mau ada rencana makar," ujarnya.

Aziz berujar, tudingan polisi terhadap kasus makar kepada Firza tidak punya cukup bukti. Bahkan, menurut dia lagi, polisi terlalu dini menyimpulkan Firza terlibat kasus makar.

ANTARA | IMAM HAMDI






RKUHP Disahkan di Tingkat I, Wamenkumham: Tidak Mungkin Puaskan Semua Pihak

1 hari lalu

RKUHP Disahkan di Tingkat I, Wamenkumham: Tidak Mungkin Puaskan Semua Pihak

Komisi Hukum DPR bersama pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM menyepakati RKUHP di pembahasan tingkat I.


Mabes Polri: Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Lampung

7 Juni 2022

Mabes Polri: Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap di Lampung

Pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Baraja ditangkap di Lampung oleh tim Polda Metro Jaya.


3 Pimpinan Khilafatul Muslimin Jadi Tersangka Dugaan Makar

7 Juni 2022

3 Pimpinan Khilafatul Muslimin Jadi Tersangka Dugaan Makar

Polda Jawa Tengah menjerat tiga pimpinan kelompok Khilafatul Muslimin yang bertanggung jawab atas pembagian pamflet pendirian khilafah.


Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara Indonesia, Siapa Dia?

3 Juni 2022

Sultan Hamid II Perancang Lambang Negara Indonesia, Siapa Dia?

Sultan Hamid II perancang lambang negara Indonesia. Pada akhir kisah hidupnya, ia pernah dituduh makar dan dianggap bersekongkol dengan Westerling.


Kapolda Metro Pastikan Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab Masih Berjalan

9 September 2021

Kapolda Metro Pastikan Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab Masih Berjalan

Pada akhior 2020, hakim praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan agar kasus chat mesum Rizieq Shihab dibuka kembali.


Dilaporkan karena Kasus Makar, LBH Bali Anggap Bentuk Kriminalisasi

5 Agustus 2021

Dilaporkan karena Kasus Makar, LBH Bali Anggap Bentuk Kriminalisasi

Dituding makar, Direktris Lembaga Bantuan Hukum Bali Ni Kadek Vany Primaliraning menganggap pelapornya tak paham tugas advokat.


Direktur LBH Bali dan 4 Mahasiswa Papua Dituduh Makar, Amnesty: Tak Berdasar

4 Agustus 2021

Direktur LBH Bali dan 4 Mahasiswa Papua Dituduh Makar, Amnesty: Tak Berdasar

Amnesty International Indonesia mengkritik pelaporan terhadap Direktur LBH Bali, Ni Kadek Vany Primaliraning dan empat mahasiswa Papua ke polisi


Rachmawati Soekarnoputri: Pernah Dituduh Makar Sampai Sebut MPR Macan Ompong

3 Juli 2021

Rachmawati Soekarnoputri: Pernah Dituduh Makar Sampai Sebut MPR Macan Ompong

Rachmawati Soekarnoputri pernah dituduh akan melakukan makar karena ingin mengembalikan UUD 1945 ke naskah asli,


Dianggap Mengancam Yordania, Ini 5 Fakta Soal Pangeran Hamzah Bin Hussein

5 April 2021

Dianggap Mengancam Yordania, Ini 5 Fakta Soal Pangeran Hamzah Bin Hussein

Hamzah bin Hussein menjadi sorotan internasional. Raja Abdullah II menangkap dan menjadikannya tahanan rumah, dianggap mengancam keamanan Yordania.


Pemerintah Yordania Tuduh Pangeran Hamzah Berkomplot dengan Pihak Asing

5 April 2021

Pemerintah Yordania Tuduh Pangeran Hamzah Berkomplot dengan Pihak Asing

Pemerintah Yordania menjustifikasi penahanan Hamzah bin Hussein yang sebelumnya bergelar putra mahkota. Ia dituduh telah berkomplot dengan pihak asing