Aher: Butuh Jembatan Gantung, Kontak Saya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. Jumat (20/1). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. Jumat (20/1). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa barat menyiapkan Rp 25 miliar untuk membangun jembatan gantung menggantikan jembatan penghubung antarkampung yang sudah rusak.

    “Kami bekerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia. Ketika ada yang membutuhkan jembatan yang menghubungkan satu kampung dengan kampung lain, kami buat segera,” ucapnya di Bandung, Selasa, 21 Februari 2017.

    Aher—sapaan Ahmad Heryawan—menuturkan pembangunan jembatan gantung yang dibangun bersama Vertical Rescue Indonesia itu membutuhkan waktu tiga-tujuh hari. Biaya pembuatan satu jembatan sebesar Rp 30-50 juta. “Mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa 500 jembatan-600 jembatan,” ujarnya.

    Menurut Aher, Pemprov Jawa Barat bersama Kodam III/Siliwangi sudah memetakan titik-titik jembatan yang rusak yang ada di wilayahnya yang terkadang memaksa anak sekolah melewatinya dengan bergelantungan, seperti yang dilakoni tokoh film Indiana Jones. “Lokasinya sudah ada. Kami kerja sama dengan Kodam untuk mencari rawayan. Jembatan kecil yang rusak, nyaris rusak, atau akan rusak tahun depan sudah ada datanya,” ucapnya.

    Aher mengatakan data lokasi jembatan yang sudah ada mesti diverifikasi kembali. “Bisa jadi data yang masuk rawayannya masih bagus. Berarti kita cari yang lebih memerlukan. Itu kan jembatan penghubung antarkampung, terutama untuk anak sekolah yang menjadi persoalan,” ujarnya.

    Dia mempersilakan warga Jawa Barat mengusulkan langsung kepada dia. “Tapi jangan ke Twitter, ke Sekpri aja. Kalau Twitter, bisi teu kabaca. Kalau lewat Twitter, tingkat kelewatannya lebih tinggi. Bisa lewat Facebook, Fanpage, atau Instagram. Pokoknya segala cara,” tutur Aher.

    AHMAD FIKRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.