Wali Kota Risma Gandeng ITS Rintis `Silicon Valley` Surabaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). (http://its.ac.id)

    Logo Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). (http://its.ac.id)

    TEMPO.CO, Surabaya -Pemerintah Kota Surabaya menggandeng kalangan akademisi untuk mengembangkan Surabaya sebagai kota startup digital layaknya Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat. Wali Kota Tri Rismaharini mengajak pula rombongan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya alam lawatannya ke pusat bisnis dan teknologi digital itu pada 11-17 Februari 2017.

    "Mudah-mudahan segera terwujud, karena ini akan jadi awal Surabaya sebagai kota pertama di Indonesia yang membangun ekonomi digital dengan proyek bisnis startup bagi para anak muda," kata Rektor ITS Joni Hermana kepada Tempo, Ahad, 18 Februari 2017.

    Lihat : Wali Kota Risma Hadiri ASEAN East Asia Summit

    Joni mengatakan, perjalanan ke San Francisco ini merupakan yang kedua kalinya pada Januari 2016 lalu, sekaligus bagian dari misi besar Wali Kota Risma yang ingin mewujudkan kota Surabaya sebagai pusat ekonomi digital.

    Risma, kata dia, ingin memberdayakan anak-anak muda melakukan start-up business yang ditunjang oleh sistem teknologi informasi berbasis internet.

    Terobosan inovatif ini dilakukan setelah beliau sukses memberdayakan penduduk kota Surabaya, terutama ibu-ibu kampung, dengan pembangunan ekonomi melalui program kampung tematik. Dan terbukti upayanya ini telah mendapat banyak penghargaan dalam dan luar negeri.

    Tak tangung-tanggung, Risma memimpin sendiri delegasi kota Surabaya dan akademisi mengunjungi beberapa perusahaan dan kampus terkemuka di bidangnya seperti Google, Facebook, Universitas Stamford, Universitas Barkeley dan lainnya.

    ARTIKA RACHMI FARMITA

    Simak juga : Surabaya Jadi Wakil Indonesia di Pameran Taman Internasional


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.