Cegah Anak Terkena Kanker, Menkes: Jangan Tunggu Sakit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menghadiri acara International Childhood Cancer Day 2017 di FX, Senayan, 19 Februari 2017. Tempo/Maya Ayu

    Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menghadiri acara International Childhood Cancer Day 2017 di FX, Senayan, 19 Februari 2017. Tempo/Maya Ayu

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mendorong gerakan pencegahan kanker, terutama di kalangan anak-anak. Sebab, kanker merupakan pembunuh nomor dua setelah penyakit jantung.

    "Kita jangan menunggu orang sakit, tapi mau mencegah. Ini yang penting," kata Nila saat menghadiri acara International Childhood Cancer Day 2017 di Plaza FX Senayan, Ahad, 19 Februari 2017.

    Nila pun mengimbau pada masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara berkala. "Jadi kalau misalkan anak-anak kelihatan lemas saja, ya kita periksa. Jangan dikatakan itu hanya lelah dan sebagainya," ujar dia.

    Dengan adanya gerakan pencegahan, Nila berharap, penyakit yang belum ditemukan obatnya ini bisa ditanggulangi sejak dini. "Bisa dibawa konsultasi. Ini yang kami harapkan," katanya.

    Selain rutin memeriksakan kesehatan, Nila juga mengimbau agar masyarakat rajin berolahraga serta makan buah-buahan. Ia pun berencana untuk menerapkan aktivitas peregangan kepada semua masyarakat setiap pukul 09.00 dan 14.00. "Jadi kita berhenti di tempat kerja dan olah raga," tutur dia.

    Saat ini, penyebaran kanker anak tidak sebanyak kanker payudara dan kanker serviks. Namun, kata Nila, pencegahan kanker tidak harus melihat seberapa banyak sebarannya. Tapi dampak yang ditimbulkan penyakit tersebut. "Kalau seorang anak terkena kanker, kita harus berjuang menyembuhkannya," ujarnya.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.