Banjir Brebes Berangsur Surut, Pengungsi Pulang ke Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dokter Polisi (Dokpol) memeriksa kesehatan warga korban bencana banjir di GOR Sasana Krida Adhikarsa, Brebes, Jawa Tengah, 16 Februari 2017. Pengobatan gratis tersebut guna mengetahui kondisi kesehatan warga korban bencana itu. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Petugas Dokter Polisi (Dokpol) memeriksa kesehatan warga korban bencana banjir di GOR Sasana Krida Adhikarsa, Brebes, Jawa Tengah, 16 Februari 2017. Pengobatan gratis tersebut guna mengetahui kondisi kesehatan warga korban bencana itu. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Brebes - Banjir yang melanda Brebes dalam tiga hari terakhir ini mulai surut seiring dengan debit air di Sungai Pemali yang mulai menurun, Sabtu, 18 Februari 2017. Sebagian pengungsi yang berada di Gelanggang Olahraga Brebes sudah pulang ke rumah masing-masing.

    Pantauan Tempo, di Desa Terlangu, Brebes, warga mulai membersihkan rumah. Mereka menjemur perabotan yang basah karena terendam air. Tumpukan lumpur sisa banjir masih berserakan di jalan-jalan kampung. “Dikabari kalau sudah surut, saya pulang dari pengungsian. Saya cek ternyata sudah surut, ya sudah langsung bersih-bersih,” kata Rasnyad, 61 tahun, warga setempat.

    Baca: KPU Brebes Kebanjiran, Input Data Pilkada Pindah ke Hotel

    Adapun di tempat pengungsian di GOR Brebes, sekitar 50 orang yang beum bisa kembali ke rumahnya. Sebab, desa tempat asal mereka, yaitu Desa Lengkong dan Desa Terlangu, masih terendam air. “Nunggu kabar dari suami, sekarang lagi ngecek ke rumah, kalau sudah benar-benar surut saya pulang,” kata Rusmiyati, 50 tahun, warga Terlangu.

    Sebelumnya jumlah pengungsi sempat mencapai 8.140 jiwa pada Jumat, 17 Februari 2017. "Jumlah itu berdasarkan kebutuhan makanan yang terus meningkat," kata Koordinator dapur umum Budi laksono.

    Para korban banjir Brebes itu sebelumnya menempati sejumlah tempat pengungsian, di antaranya GOR Brebes dan DPRD Brebes. "Mereka juga tersebar di posko di sejumlah desa," kata dia.

    Banjir yang menerjang Brebes disebabkan karena tanggul Sungai Pemali di Desa Terlangu, jebol. Badan Penanggulangan Bencar Daerah mencatat ada 12 Desa di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Brebes, Jatibarang, dan Wanasari. Adapun tanggul yang jebol panjangnya mencapai 30 meter.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ

    Simak pula:
    Pilkada DKI Putaran 1 Usai, SBY dan Keluarga Pilih Rekreasi
    Menlu Retno Minta Akses Konsuler Temui Siti Aisyah

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.