Kasus Ahok, Bivitri: Pemberhentian Tak Perlu Tunggu Vonis

Reporter

Editor

Ali Anwar

Dari kiri: Komisioner Ombudsman Republik Indonesia Alamsyah Saragih, Host Ichan Loulembah, pakar hukum Bivitri Susanti dan mantan Dirjen Otda Djohermansyah Djohan dalam diskusi Perkara Nonaktif Kepala Daerah di Gondangdia, Jakarta. Sabtu, 18 Februari 2017. TEMPO/Ahmad Faiz.

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok seharusnya diberhentikan sementara karena telah menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penistaan agama. Basuki resmi Ahok ditetapkan menjadi terdakwa pada 13 Desember 2016.

Menurut Bivitri, keputusan pemberhentian Ahok tidak perlu menunggu tuntutan jaksa atau vonis hakim. Sebab, Pasal 83 Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah mengatur masalah ini. Penafsiran hukumnya, kata dia, juga jelas.

Baca: Ahok Diberhentikan Sementara Selepas Cuti

“Dalam ayat 1 disebutkan, diberhentikan sementara berdasarkan registrasi perkara di pengadilan,” ucap Bivitri dalam diskusi Perkara Nonaktif Kepala Daerah di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu, 18 Februari 2017.

Mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan berpendapat sama. “Pasal 83 ayat (1) ini menuliskan kata didakwa, bukan dituntut, juga bukan divonis. Ini jelas,” ucap Djohermansyah.

Djohermansyah mengutip Pasal 83 UU nomor 23 tahun 2014 yang berbunyi, “Kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah diberhentikan sementara tanpa melalui usulan DPRD karena didakwa melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun, tindak pidana korupsi, tindak pidana terorisme, makar, tindak pidana terhadap keamanan negara, dan/atau perbuatan lain yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Menurut Djohermansyah, pemberhentian sementara dimaksudkan selain untuk menjaga kewibawaan kepala daerah, juga sebagai perlindungan hak hukumnya. Sebab, tindak pidana yang diancam pidana paling singkat lima tahun termasuk pidana berat. “Sehingga dia bisa fokus menghadapi masalah hukumnya tanpa perlu sibuk mengurusi negara,” ujar Djohermansyah.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pemberhentian sementara Ahok dari jabatan Gubernur DKI Jakarta yang tersangkut kasus penistaan agama harus menunggu tuntutan dari jaksa. Alasannya, Ahok didakwa oleh dua pasal yaitu Pasal 156 dan Pasal 156a KUHP tentang penistaan dan penodaan agama.

Baca juga: Status Ahok Diprotes, Mendagri Optimis Tak Ada Unsur Politis

Pelanggar Pasal 156 diancam hukuman paling lama 4 tahun penjara, sedangkan Pasal 156a diancam penjara maksimal 5 tahun. Sementara itu, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan, pemberhentian Ahok harus menunggu vonis dari hakim. Menurut Prasetyo, meski jaksa menuntut Ahok dengan hukuman maksimal, belum tentu hakim akan menerimanya.

AHMAD FAIZ






Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

5 hari lalu

Berkas Sudah Tahap II, Roy Suryo Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

Roy Suryo ditahan 20 hari di Rutan Salemba setelah berkasnya selesai tahap II.


Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

6 hari lalu

Berkas Kasus Roy Suryo Sudah P21, Hari Ini Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

Kejaksaan Tinggi Jakarta menyatakan berkas kasus Roy Suryo sudah P21 atau lengkap. Hari ini tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan.


Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

13 hari lalu

Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

Polres Jakarta Utara melanjutkan proses hukum terhadap kasus dugaan pemerkosaan remaja putri oleh empat orang anak.


4 Perkawinan Beda Agama Dicatatkan di Jakarta Selatan, Hasil Penetapan Pengadilan

20 hari lalu

4 Perkawinan Beda Agama Dicatatkan di Jakarta Selatan, Hasil Penetapan Pengadilan

Pemerintah Kota Jakarta Selatan mencatat empat perkawinan beda agama pada 2022 guna mematuhi putusan Pengadilan Negeri di daerah itu.


Nasihat Roy Suryo kepada Pengunggah Konten Ferdy Sambo, Begini Bunyinya

36 hari lalu

Nasihat Roy Suryo kepada Pengunggah Konten Ferdy Sambo, Begini Bunyinya

Dalam tahanan Polda Metro Jaya, Roy Suryo memberikan nasihat kepada Masril penggunggah konten UU ITE yang sempat dijerat UU ITE, sebelum bebas.


Polda Metro Jaya Perpanjang Masa Tahanan Roy Suryo

40 hari lalu

Polda Metro Jaya Perpanjang Masa Tahanan Roy Suryo

Polda Metro Jaya memperpanjang masa tahanan tersangka penistaan agama, Roy Suryo sambil menunggu jawaban dari Kejaksaan


Kasus Penistaan Agama Roy Suryo, Polda Metro Jaya Tunggu Jawaban Jaksa

40 hari lalu

Kasus Penistaan Agama Roy Suryo, Polda Metro Jaya Tunggu Jawaban Jaksa

Polda Metro Jaya masih menunggu jawaban dari Kejaksaan atas berkas perkara kasus penistaan Agama Roy Suryo yang sudah dilimpahkan


Sidang Indra Kenz Binomo Periksa 7 Korban, Akan Lanjut Unjuk Rasa

40 hari lalu

Sidang Indra Kenz Binomo Periksa 7 Korban, Akan Lanjut Unjuk Rasa

Pengadilan Negeri Tangerang menyidangkan perkara Indra Kesuma alias Indra Kenz 26 tahun.


Mereka yang Diserang Usai Menghina Nabi Muhammad

50 hari lalu

Mereka yang Diserang Usai Menghina Nabi Muhammad

Selain Salman Rushdie, sebelumnya ada penulis, seniman dan media yang mengalami pengalaman buruk usai dituduh menghina Nabi Muhammad.


Penulis The Satanic Verses, Salman Rushdie Ditusuk di New York

53 hari lalu

Penulis The Satanic Verses, Salman Rushdie Ditusuk di New York

Salman Rushdie, penulis novel "The Satanic Verses" yang dinilai menghina Islam, diserang di atas panggung di sebuah acara di New York.