Kodam Bukit Barisan Pecat 21 Prajurit karena Terlibat Kasus

Reporter

Ilustrasi TNI AD. Tempo/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Medan-Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan memecat dengan tidak hormat 21 prajurit karena terjerat berbagai kasus.

Beberapa diantaranya terlibat perkara peredaran narkotika, pemalsuan, disersi hingga pembunuhan. Adapun rincian anggota yang diberhentikan dengan tidak hormat ini yaitu 16 orang terlibat narkotika, tiga orang karena desersi.

"Selain itu satu orang prajurit terkena pidana pemalsuan dan satu orang pidana pembunuhan," kata Kepala Staf Kodam Bukit Barisan Brigadir Jenderal Tiopan Aritonang saat memimpin upacara pemberhentian dengan tidak hormat, Jumat, 17 Februari 2016.

Baca: Usut Laporan Antasari Azhar, Bareskrim Tunjuk Tim Penyelidik

Tiopan berujar prajurit yang dipecat itu telah menjalani hukuman akibat perbuatan masing-masing. "Yang sudah di hukum maupun yang berproses sama-sama telah mencoreng citra Tentara Nasional Indonesia (TNI). Gara-gara ulah oknum, kepercayaan masyarakat terhadap TNI bisa rusak," ujar Tiopan.

Pada upacara pemberhentian tidak dengan hormat itu, hanya lima prajurit TNI yang hadir. "Namun nama-nama prajurit yang dipecat tetap dibacakan meski mereka tidak hadir agar diketahui masyarakat," ujar Tiopan.

Simak: Kasus Patrialis Akbar, KPK Periksa Empat Saksi

Adapun prajurit yang dipecat yaitu:
1.Peltu Abdul Haris Lubis, Bintara Tinggi Penghubung (Batibung) Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Korem 023/Kawal Samudera.
2. Pelda Harianto, Babinsa Koramil 11, Kodim 0201/Berdiri Sendiri,  Medan.
3. Serma Elison Sihotang, Bintara Korem 033/Wira Pramata.
4. Serka Edi Bakhtiar, Bintara Pemelihara Ketertiban Subdenpom I/2 Pomdam I/Bukit Barisan.
5. Sertu Rasmiyudin, Bintara Yonif 131/Braja Sakti, Korem 032/Wirabraja.
6. Serda Aang Kurniawan, Bintara Korem 031/Wirabraja.
7. Kopda Eriadi, Tamudi Koramil 09/Negeri Lama, Kodim 0209/Labuhan Batu, Korem 022/Pantai Timur
8. Kopda Usman, Bintara Mudi Penyelidikan Kriminal dan Keamanan Fisik Denpom I/5 Pomdam I/Bukit Barisan.
9. Kopda Abdul Halid Lubis,  anggota Badan Pembina Administrasi Veteran dan Cadangan Kodam (Babinminvetcaddam) I/ Bukit Barisan.
10. Kopda Yulfitra, Wadanru 2 Ton II Jkipan-A Yonif 122/Tombak Sakti, Brigif 7/Rimba Raya
11. Praka Iwan Setiawan, Yon Arhanudse 13/ Parigha Buana.
12. Prada Hendra Agung Permana,  anggota Korem 032/Wirabraja.
13. Kapten Cba Banu Arsito, Pama Pembekalan Angkutan Kodam (Bekangdam) I/Bukit Barisan.
14. Lettu Cpm Budi Hartoyo, Pama Pomdam I/Bukit Barisan/
15. Kapten Cpm Ahmad Davis Kurniadi, Pama Pomdam I/Bukit Barisan.
16. Serka Kornelis Ginting Suka, Bintara Pomdam I/Bukit Barisan.
17. Kopka Muhardil, anggota Babinminvetcaddam I/Bukit Barisan.
18. Kopda Timbul Daulat, Ta Bekangdam I/Bukit Barisan.
19. Praka M Ali Nafiah, Ta Kiwal Denmadam I/Bukit Barisan.
20. Pratu Iwandar Sianturi, Ta Yonif 121/Macan Kumbang, Brigif 7/Rimba Raya.
21. Praka Rumpun Sihotang, Ta Yonkav 6/Macan Kumbang.

Sebelumnya pada 7 November 2016 Kodam Bukit Barisan juga  memberhentikan dengan tidak hormat 47 prajurit karena kasus desersi dan memakai narkotika. Keputusan pemecatan itu ditandatangani Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono.

SAHAT SIMATUPANG






Dugaan Anggota TNI Terkait Pembakaran Polsek, Ini Kata Kodam Jaya

14 Desember 2018

Dugaan Anggota TNI Terkait Pembakaran Polsek, Ini Kata Kodam Jaya

Kodam Jaya membentuk tim investigasi dengan Polisi Militer TNI AD, TNI AL dan TNI AU, untuk meneliti pembakaran polsek Ciracas dan pengeroyokan.


Menantu AM Hendropriyono Jadi Pangkostrad, Ini Penjelasan TNI

23 Juli 2018

Menantu AM Hendropriyono Jadi Pangkostrad, Ini Penjelasan TNI

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal M. Sabrar menjelaskan soal pengangkatan menantu AM Hendropriyono, Andika Perkasa menjadi Pangkostrad.


TNI AD Serah Terimakan Jabatan Pangkostrad dan Asisten Logistik

23 Juli 2018

TNI AD Serah Terimakan Jabatan Pangkostrad dan Asisten Logistik

Serah terima jabatan itu, kata KASAD Jenderal Mulyono, untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan penyegaran di tubuh TNI AD.


3 Perempuan Ini Jadi Pionir Pilot di TNI AD

22 Juli 2018

3 Perempuan Ini Jadi Pionir Pilot di TNI AD

Tiga orang Letnan Dua Cpn, Puspita Ladiba, Feny Avisha dan Tri Ramadhani akan menjadi juru terbang perempuan pertama di lingkungan TNI AD.


Cerita Prajurit TNI Berlatih Menerbangkan Helikopter Apache

22 Juli 2018

Cerita Prajurit TNI Berlatih Menerbangkan Helikopter Apache

Letnan Satu Cpn Alexius Darma menceritakan pengalamannya berlatih menerbangkan Helikopter Apache AH-64E tanpa melihat.


TNI AD Siapkan 58 Teknisi untuk Rawat Helikopter Apache

22 Juli 2018

TNI AD Siapkan 58 Teknisi untuk Rawat Helikopter Apache

Para teknisi belajar mengenai seluk beluk helikopter Apache selama 6 sampai 8 bulan di Amerika Serikat.


Mengintip Kandang 8 Helikopter Apache TNI AD di Semarang

21 Juli 2018

Mengintip Kandang 8 Helikopter Apache TNI AD di Semarang

TNI AD mengandangkan delapan Helikopter Apache AH-64E terbarunya di Skuadron 11/Serbu, Pangkalan Udara TNI AD Ahmad Yani.


Penerbang TNI AD Punya Kualifikasi Terbangkan Helikopter Apache

21 Juli 2018

Penerbang TNI AD Punya Kualifikasi Terbangkan Helikopter Apache

Penerbang TNI AD yang telah menjalani pelatihan di Amerika selama 10 bulan sudah punya kemampuan menerbangkan Helikopter Apache.


Begini Kecanggihan Helm Helikopter Apache Milik TNI AD

21 Juli 2018

Begini Kecanggihan Helm Helikopter Apache Milik TNI AD

Dibandrol dengan harga Rp 500 juta, helm pilot Helikopter Apache memiliki teknologi mutakhir. Apa saja?


Satu Helikopter Apache Rp 500 Miliar, Berapa Harga Helmnya?

21 Juli 2018

Satu Helikopter Apache Rp 500 Miliar, Berapa Harga Helmnya?

Kecanggihan helikopter Apache AH 64 milik TNI Angkatan Darat tidak hanya terletak pada unitnya. Helmnya pun canggih.