Kementerian PU Rehabilitasi 5 Daerah Irigasi di Jawa Tengah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • irigasi

    irigasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  merehabilitasi lima daerah irigasi seluas 61.484 hektare  di Provinsi Jawa Tengah.

    Kelima daerah irigasi tersebut yakni Klambu Kiri 20.649 hektare, Klambu Kanan 5.686 hektare, Klambu Wilalung 11.116 hektare, Sidorejo 7.978 hektare dan Sedadi 16.055 hektare.

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan program rehabilitasi irigasi sudah berlangsung sejak  2015  sebagai bagian dari program rehabilitasi 3 juta hektare guna mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

    Baca: Brebes Dikepung Banjir, Ribuan Penduduk Mengungsi

    Perbaikan jaringan daerah irigasi, kata Basuki, telah rampung 45 persen. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan program tersebut selesai pada 2018.

    "Rehabilitasi ini sudah mendesak mengingat adanya kerusakan saluran, yang mengakibatkan berkurangnya debit air pada saluran. Sawah-sawah yang berada di hilir tidak kebagian air karena kemampuan sistem mengalirkan air menyusut menjadi 60-70 persen dari kapasitas sesungguhnya" kata Basuki melalui keterangan tertulisnya yang diterima Tempo, Jumat, 17 Februari 2017.

    Selain melakukan perbaikan teknis, Basuki juga  akan melakukan penataan kawasan di sekitar daerah irigasi demi keamanan pengoperasian. Salah satunya pemindahan jembatan di daerah hulu daerah irigasi Klambu, karena kerap digunakan sebagai jalan tembus bagi pengendara.

    Simak: Jalur Kuningan-Majalengka Terputus Akibat Longsor

    "Jembatan tersebut disamping menjadi jalan tembus bagi pengendara dari Grobogan ke arah Kudus dan sebaliknya, juga dilintasi truk-truk penambangan galian C. Jembatan tersebut merupakan jalan inspeksi irigasi sehingga tidak dirancang untuk truk bermuatan besar," katanya.

    Rencananya jembatan akan dipindah lebih ke hulu, namun tetap dapat melayani pengguna jalan sebagai jalan tembus dengan lebar 5,5 meter sehingga truk-truk besar tidak diizinkan lewat.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?