Tanda Tangan Dipalsu, Bupati Bengkalis Adukan Makelar Proyek

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi dokumen. http://rhorns.com/

    Ilustrasi dokumen. http://rhorns.com/

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Bupati Bengkalis Amril Mukminin melaporkan seorang warga Bengkalis bernama Bukhori atas pemalsuan tanda tangan izin prinsip untuk PT Bumi Rupat Indah. Bukhori disebut-sebut sebagai makelar dalam pemalsuan izin pembangunan tempat pariwisata di Kecamatan Rupat Utara.

    "Terlapor berasal dari kalangan swasta," kata Kepala Kepolisian Resor Bengkalis Ajun Komisaris Besar Hadi Wicaksono, kepada Tempo, Kamis, 16 Februari 2017.

    Baca: Adik Ipar Terkait Suap Pejabat Pajak, Jokowi: Diproses Hukum Saja

    Hadi menuturkan, peristiwa pemalsuan dokumen tersebut terungkap saat Kepala Bagian Hukum Kabupaten Bengkalis Maryansyah mengetahui bahwa PT Bumi Rupat Indah telah mengantongi izin prinsip dari Bupati Amril.

    Padahal, kata dia, Amril mengaku tidak pernah menandatangani izin tersebut, tapi perusahaan mengklaim sudah mengantongi izin dari bupati lengkap dengan dokumen yang sudah ditandatangani.

    Dinas Pariwisata Bengkalis pun mengaku tidak tahu-menahu soal perizinan tersebut. Atas kejadian itu Pemerintah Kabupaten Bengkalis merasa dirugikan oleh perbuatan pelaku. "Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Bengkalis melaporkan kejadian itu ke kepolisian," ujarnya.

    Simak: Belasan Ton Makanan dan Minuman Kedaluwarsa Disita BBPOM

    Hadi mengaku bakal segera melakukan pemeriksaan keaslian dokumen tersebut serta memanggil seluruh saksi dari kalangan pemerintah kabupaten maupun terlapor. "Kami nanti akan sita dokumen untuk diuji identifikasinya ke laboratorium forensik," ucapnya.

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.