Jumat, 23 Februari 2018

Adik Ipar Terkait Suap Pajak, Jokowi: Diproses Hukum Saja

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 16 Februari 2017 20:03 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adik Ipar Terkait Suap Pajak, Jokowi: Diproses Hukum Saja

    Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Makassar Sulawesi Selatan, Jokowi juga menemui ulama se-Sulawesi Selatan. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo memberi respons soal kemunculan nama adik iparnya, Arif Budi Sulistyo, dalam surat dakwaan Ramapanicker Rajamohan Nair yang terjerat perkara suap pegawai pajak. Presiden Joko Widodo mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi mengusut keterlibatan adik iparnya dalam perkara itu.

    "Ya diproses hukum saja," ujar Presiden Joko Widodo saat ditanyai Tempo di Istana Kepresidenan, Kamis, 16 Februari 2017.

    Dalam dakwaan Ramapanicker, nama adik ipar Presiden Joko Widodo disebut dalam upaya Ramapanicker menyelesaikan masalah-masalah pajak perusahaannya yang bernama PT EK Prima Ekspor Indonesia. Ramapanicker meminta Arif membantunya menyelesaikan perkara tersebut ke Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

    Baca: Suap Pejabat Pajak, Seberapa Besar Adik Ipar Jokowi

    Arif tercatat mengiyakan permintaan Ramapanicker tersebut. Ia kemudian meminta tolong Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil Ditjen Pajak Handang Sukarno untuk mengurus perkara Ramapanicker yang belakangan disuap Rp 1,9 miliar. Arif juga tercatat di dakwaan bertemu dengan Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi meski tak disebutkan untuk apa.

    Presiden Joko Widodo melanjutkan, apa pun proses hukum yang akan dilakukan KPK terhadap Arif, ia akan menghormatinya. Dan, ia yakin KPK akan bekerja profesional dalam mengusut dugaan keterlibatan Arif.

    "KPK bekerja profesional dalam memproses semua kasus," ujar Presiden Joko Widodo mengakhiri.

    ISTMAN M.P.

    Simak: Kasus Suap Pejabat Pajak, Begini Bunyi WA Adik Ipar Jokowi


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.