Luhut: 23 Persen Perut Ikan di Makassar Berisi Plastik  

Reporter

Ilustrasi ikan segar. Sxc.hu

TEMPO.CO, Makassar - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan 23 persen perut ikan di Kota Makassar berisi plastik. “Itu hasil penelitian pada tahun 2016,” kata Luhut di Makassar, Kamis, 16 Februari 2017.

Menurut Menteri, hal itu terjadi lantaran kurangnya kesadaran masyarakat sehingga kerap membuang sampah plastik ke laut. Padahal, plastik sangat berbahaya bagi hidup manusia. "Itu berbahaya bagi anak cucu kita, karena plastik dimakan ikan dan manusia makan ikan."

Baca:
Protes Sumur PetroChina, Warga: Kami Hanya Dapat Bau Busuk
Ikan Mati di Ancol, Ahok: Masih Berdebat

Ia mengingatkan warga agar melindungi laut dari sampah plastik. Sebab, sampah plastik seperti bom waktu yang bisa menimbulkan masalah besar di kemudian hari.

Pencemaran laut, kata Luhut, juga bisa mengancam keanekaragaman hayati. Menurut dia, sekitar 20 persen terumbu karang rusak secara permanen dan 24 persen berisiko punah.

Baca juga:
Analis Politik: Putaran Kedua Pilkada DKI, Ini Kuncinya
Julia Perez Menangis Gagal Gunakan Hak Pilih di Jakarta

Meski begitu, Menteri mengatakan untuk mengatasi persoalan sampah plastik di laut harus ditelusuri sumbernya. Ia menduga kebanyakan sampah di perairan Indonesia berasal dari negara tetangga. Sehingga kapal-kapal diawasi ketat agar menjaga kebersihan laut.

Pemerintah Kota Makassar mengklaim sudah membersihkan kawasan pantai. Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan sekitar 80 persen sampah plastik berasal dari rumah tangga. "Ini berkaitan dengan program kami, bank sampah yang sudah sampai ke pulau-pulau." Wali Kota berjanji akan mengawasi kapal-kapal agar tidak membuang sampah ke laut.

DIDIT HARIYADI






Parade Lorong Wisata Ramaikan HUT Kota Makassar Ke-415 Tahun

19 hari lalu

Parade Lorong Wisata Ramaikan HUT Kota Makassar Ke-415 Tahun

Perayaan HUT Kota Makassar ke-415 tampak berbeda tahun ini.


Walikota Makassar Tawarkan Proyek Proyek Strategis di MIF 2022

19 hari lalu

Walikota Makassar Tawarkan Proyek Proyek Strategis di MIF 2022

Makassar Invesment Forum (MIF) 2022 resmi dibuka.


Kendaraan Listrik Co'mo Diluncurkan, Jadi Kado untuk Masyarakat Makassar

19 hari lalu

Kendaraan Listrik Co'mo Diluncurkan, Jadi Kado untuk Masyarakat Makassar

mobil inisiasi rancangan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Danny Pomanto yakni mini bus listrik yang dinamakan Co'mo atau commuter metromoda resmi diluncurkan.


Luhut: Jika Ditanya Kapan Hidup Paling Bahagia, Saya Jawab saat Masih Jadi Tentara

58 hari lalu

Luhut: Jika Ditanya Kapan Hidup Paling Bahagia, Saya Jawab saat Masih Jadi Tentara

Luhut mengaku titik yang paling membuatnya bungah adalah saat menjadi tentara.


Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

28 September 2022

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ojol Day, Danny Pomanto Naik Ojek Motor Listrik ke Balai Kota

20 September 2022

Ojol Day, Danny Pomanto Naik Ojek Motor Listrik ke Balai Kota

Setidaknya satu kali sepekan seluruh jajaran di Pemkot Makassar harus naik ojek menuju kantor.


F8 Makassar Mendorong Sektor Ekonomi Kreatif Bertumbuh

11 September 2022

F8 Makassar Mendorong Sektor Ekonomi Kreatif Bertumbuh

Ada tiga simbol utama yang selalu muncul di setiap F8 Makassar, yakni anak-anak, keterlibatan difabel, dan pertunjukan kolosal.


Korea-Indonesia MTCRC Jalin Kerja Sama Maritim dengan UNHAS

3 Agustus 2022

Korea-Indonesia MTCRC Jalin Kerja Sama Maritim dengan UNHAS

Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) memperluas kerja sama dengan instansi pendidikan Universitas Hasanuddin (UNHAS).


Inilah Alasan Nama Ujung Pandang Berganti Jadi Makassar

7 Juli 2022

Inilah Alasan Nama Ujung Pandang Berganti Jadi Makassar

Kota Makassar ternyata pernah mengalami dinamika pergantian nama. Dari mulanya bernama Makassar berganti jadi Ujung Pandang, hingga menjadi Makassar kembali. Lantas, apa alasan pergantian nama tersebut?


182,7 Miliar Kantong Plastik Dipakai di Indonesia Setiap Tahun

3 Juli 2022

182,7 Miliar Kantong Plastik Dipakai di Indonesia Setiap Tahun

Data dari Making Oceans Plastic Free (2017) menyatakan rata-rata ada 182,7 miliar kantong plastik digunakan di Indonesia setiap tahunnya.