WNI Terlibat Pembunuhan Kim Jong-nam? Ini Jawaban Kementerian Luar Negeri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menurut salah satu kawannya, Kim Jong-nam ke Jakarta bersama pengawalnya. Ia lalu pergi dari Indonesia setelah berfoto di restoran pada awal Mei lalu. (AFP/AFP/Getty Images)

    Menurut salah satu kawannya, Kim Jong-nam ke Jakarta bersama pengawalnya. Ia lalu pergi dari Indonesia setelah berfoto di restoran pada awal Mei lalu. (AFP/AFP/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Malaysia disebut-sebut tengah menahan perempuan warga negara Indonesia yang diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. "Kami sedang melakukan verifikasi mengenai informasi tersebut," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Lalu Muhammad Iqbal saat dikonfirmasi, Kamis, 16 Februari 2017.

    Menurut Iqbal, verifikasi ini memerlukan waktu karena banyak warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia.

    Baca: Kim Jong-nam Diserang di Luar Ruang Pemeriksaan Paspor

    Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar mewakili kepolisian Malaysia mengatakan ada dua wanita yang diperiksa kepolisian Malaysia karena disangka terlibat pembunuhan Kim Jong-nam. Sangkaan itu didasarkan pada rekaman kamera CCTV. Satu di antaranya diidentifikasi sebagai WNI.

    "Dia diidentifikasi sebagai Siti Aisyah, 25 tahun, dari Serang, Indonesia, berdasarkan paspornya," ucap Khalid, seperti dilansir Channel News Asia yang mengutip Bernama, Kamis, 16 Februari 2017.

    Baca: Pembunuhan Kim Jong-nam, WNI asal Serang Ditangkap

    Disebutkan bahwa Aisyah ditahan sebagai pemegang dokumen Vietnam terkait dengan kasus pembunuhan Kim Jong-nam. Polisi hingga kini mencari tersangka lain terkait dengan pembunuhan tersebut.

    Jenazah Kim Jong-nam saat ini masih berada di Rumah Sakit Kuala Lumpur untuk diautopsi. Belum ada rilis resmi terkait dengan autopsi tersebut.

    YOHANES PASKALIS | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.