Soal Angket Ahok, DPR Bahas Bersama Mendagri Pekan Depan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmikan 112 RPTRA APBD di gedung Balai Kota DKI Jakarta, 14 Februari 2017. Tempo/Benedicta Alvinta Prima

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmikan 112 RPTRA APBD di gedung Balai Kota DKI Jakarta, 14 Februari 2017. Tempo/Benedicta Alvinta Prima

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat Zainuddin Amali mengatakan pihaknya bakal memanggil Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk mengklarifikasi keputusan pengangkatan kembali Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Ini sekaligus rapat kerja kemitraan dua pihak tersebut.

    Amali mengatakan pertemuan bakal digelar pada 22 Februari 2017. "Kami harapkan sudah ada posisi yang jelas dari pemerintah baik apakah sudah ada tuntutan jaksa dan fatwa MA yang sedang ditunggu," kata Amali di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 14 Februari 2017.

    Baca juga:
    Dua Mantan Ketua MK, Sependapat Ahok Diberhentikan Sementara
    Ahok Diaktifkan, Hamdan Zoelva: Alasan Mendagri Tjahjo Aneh

    Meskipun begitu, ia tak menjamin keinginan penyelidikan melalui hak angket yang diusung sejumlah anggota Dewan bakal berhenti di komisi. Komisi, kata dia, tetap akan mempertanyakan persoalan pengangkatan Basuki seperti yang diusung dalam usulan angket.

    Baca pula: Hak Angket Pengaktifan Ahok, Begini Peta Antar-Fraksi di DPR

    Ramai-ramai hak angket bermula ketika Fraksi Partai Gerindra menggulirkan wacana tersebut. Gerindra mengklaim telah mendapat dukungan dari tiga fraksi. Selain empat fraksi, 93 anggota Dewan menandatangani usulan tersebut. Saat ini, kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon, usulan telah berada di meja pimpinan.

    Fraksi partai pendukung pemerintah menolak pengajuan hak angket. Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita menilai lebih perlu di komisi pemerintahan untuk memberi ruang pemerintah mengklarifikasi pengangkatan tersebut.

    ARKHELAUS W.

    Simak: Cuitan SBY Soal Grasi Antasari, Istana: Jangan Kaitkan Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?