H-1 Pilkada DKI, Djarot Didoakan Aktivis Anti-Korupsi Blitar

Reporter

Cawagub Djarot Saiful Hidayat menyampaikan pemaparan saat Debat Calon Gubernur DKI di Hotel Bidakara, Jakarta, 10 Februari 2017. TEMPO/Maria Fransisca

TEMPO.CO, Blitar - Kalangan aktivis dan masyarakat Kota Blitar mendoakan kemenangan untuk Djarot Syaiful Hidayat, pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta. Hingga kini bekas Wali Kota Blitar itu masih memiliki rumah dan membangun komunikasi dengan warga di Bumi Bung Karno.

Dukungan kepada Djarot Syaiful Hidayat ini disampaikan Mohamad Triyanto, koordinator Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) Blitar. Pegiat anti korupsi ini mengatakan figur Djarot dinilai sudah teruji memimpin Kota Blitar dan DKI menjadi lebih baik. “Perubahan sebuah kawasan memang memerlukan palu gada seperti Ahok dan Djarot,” kata Triyanto kepada Tempo, Selasa 14 Februari 2017.

Baca juga:
Konsultasi Hak Angket untuk Ahok, Mendagri Temui MA Hari Ini
Pilkada DKI, Tiap Kandidat Punya Aplikasi untuk Awasi Suara

Triyanto menambahkan kepemimpinan Djarot Syaiful Hidayat selama 10 tahun memimpin Kota Blitar menjadi bukti konkrit keberpihakannya pada rakyat dan anti korupsi. Menurut catatan KRPK, nyaris tak ada kasus korupsi yang muncul selama era kepemimpinan Djarot di Kota Blitar. Menurut dia, ini lantaran prinsip keterbukaan dan pelibatan aktif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dalam pengelolaan anggaran pemerintah.

Kemampuan komunikasinya yang tak berjarak dengan berbagai kalangan juga menjadi faktor kunci kesuksesan Djarot mendulang kemenangan di dua pemilihan kepala daerah Kota Blitar. Saking akrabnya, kata dia, tak sulit bagi masyarakat kecil di Kota Blitar untuk berkomunikasi dengan Djarot. “Komunikasinya memang sangat cair,” ucap Triyanto.

Rapor fenomenal lain yang menunjukkan keberpihakannya kepada masyarakat kecil adalah penerapan aturan larangan pendirian mal atau toko modern di seluruh wilayah Kota Blitar, serta pembukaan akses seluas-luasnya kepada pedagang kaki lima untuk berjualan di wilayah alun-alun. Pendapat Djarot juga selalu didengar oleh semua kalangan di Kota Blitar tanpa menunjukkan kuasanya sebagai kepala daerah.

Dalam konteks pemilihan Gubernur DKI, figur Djarot juga dinilai paling pas mendampingi Ahok dalam membongkar tatanan birokrasi yang korup. Menurut Triyanto, kepemimpinan DKI tak bisa dibuat santai dan harus digedor oleh pemimpin yang berani seperti Ahok. Meski tak jarang diikuti oleh kontroversi, namun apa yang dilakukan Ahok justru menunjukkan keberpihakannya kepada aturan dan tata pemerintah yang benar. “Pak Djarot bisa menjadi penyeimbang langkah Ahok dengan gayanya yang komunikatif,” kata Triyanto.

Baca juga:
Jabatan Gubernur DKI: Ini Gaji, Fasilitas, dan Tantangannya
Gubernur Ahok Aktif Lagi, Gerindra Gulirkan Hak Angket DPR

Meski telah menjabat Wakil Gubernur DKI, ujar dia, hubungan komunikasi Djarot dengan warga dan aktivis Kota Blitar masih tetap berjalan baik. Dalam setiap kepulangannya di Blitar, Djarot selalu menanyakan berbagai hal, terutama upaya penegakan anti korupsi.

Penilaian serupa diberikan Rakehalu, warga Desa Wonodadi, Kecamatan Kunir, Kabupaten Blitar yang aktif di sejumlah forum diskusi dan menulis Kota Blitar. Menurut dia, Djarot sudah menjadi ikon sekaligus kebanggaan masyarakat Kota Blitar. Bahkan meski tak lagi menjabat sebagai kepala daerah, sebagian masyarakat masih menganggapnya sebagai Walikota Blitar. “Kepemimpinannya benar-benar membumi di sini,” kata pria berusia 40 tahun ini.


HARI TRI WASONO






Pesan Anies Baswedan untuk Kedua Putra Haji Lulung

31 Januari 2022

Pesan Anies Baswedan untuk Kedua Putra Haji Lulung

Anies Baswedan bercerita tentang dukungan yang diberikan Haji Lulung kepadanya dalam Pilkada DKI 2017.


Tilang Elektronik Blitar Mulai Berlaku, Catat 3 Lokasi Kamera ETLE

29 Desember 2021

Tilang Elektronik Blitar Mulai Berlaku, Catat 3 Lokasi Kamera ETLE

Penerapan ETLE atau tilang elektronik Blitar diharapkan dapat membantu mengurangi pelanggaran lalu lintas. Polres Blitar Kota melakukan persiapan.


MUI DKI Bikin Cyber Army, Taufik Gerindra: Buzzer Terus Serang Anies Baswedan

20 November 2021

MUI DKI Bikin Cyber Army, Taufik Gerindra: Buzzer Terus Serang Anies Baswedan

Taufik menyampaikan penyerang ini selalu mengatakan bahwa Anies Baswedan memenangkan Pilkada, karena politik identitas.


Baca Pleidoi Rizieq Shihab Singgung Aksi 212, Ahok, dan Pilkada DKI

20 Mei 2021

Baca Pleidoi Rizieq Shihab Singgung Aksi 212, Ahok, dan Pilkada DKI

Rizieq Shihab mengklaim perkara yang menjeratnya bukanlah kasus hukum melainkan politik. Ia kemudian berkisah tentang Pilkada DKI.


Maraknya Kasus UU ITE Disebut Imbas Polarisasi Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017

20 Februari 2021

Maraknya Kasus UU ITE Disebut Imbas Polarisasi Pilpres 2014 dan Pilgub DKI 2017

Menurut Henry, pemerintah disalahkan atas konflik antarmasyarakat itu. Padahal menurutnya, konflik dengan UU ITE paling banyak antarmasyarakat.


Anies Baca How Democracies Die, Politikus Nasdem Jadi Ingat Kejadian Pilkada DKI

23 November 2020

Anies Baca How Democracies Die, Politikus Nasdem Jadi Ingat Kejadian Pilkada DKI

Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengingat kembali bagaimana kursi Gubernur DKI Jakarta dimenangkan Anies Baswedan setelah menyimak buku berjudul How Democracies Die.


Disebut Intoleran, Anies Baswedan: Tunjukkan Kebijakan Mana yang Diskriminatif

11 Agustus 2020

Disebut Intoleran, Anies Baswedan: Tunjukkan Kebijakan Mana yang Diskriminatif

Anies Baswedan mempertanyakan kepada para pihak yang menuduhnya sebagai pemimpin intoleran.


Kekagetan Sandiaga Uno Soal Ibunya Saat Kampanye Pilkada DKI 2017

11 Agustus 2020

Kekagetan Sandiaga Uno Soal Ibunya Saat Kampanye Pilkada DKI 2017

Sandiaga Uno mengaku kaget membaca salah satu bagian di buku Memoar Pilkada DKI 2017.


Cerita Sandiaga Soal Manajemen Kampanye Saat Pilkada DKI 2017

10 Agustus 2020

Cerita Sandiaga Soal Manajemen Kampanye Saat Pilkada DKI 2017

Sandiaga Uno mengatakan manajemen tim pemenangannya dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017 menjadi model kampanye di luar negeri.


Anies Baswedan Ungkap Muasal Slogan Maju Kotanya Bahagia Warganya

10 Agustus 2020

Anies Baswedan Ungkap Muasal Slogan Maju Kotanya Bahagia Warganya

Anies Baswedan mengungkap tercetusnya slogan Maju Kotanya, Bahagia Warganya, pada kampanye Pilkada DKI 2017.