Rizieq FPI Dicecar 36 Pertanyaan dalam 8 Jam, Apa Isinya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi petugas jaga melihat ke arah Rizieq Syihab setiba di Polda Jawa Barat di Bandung, 13 Februari 2017. TEMPO/Prima Mulia

    Polisi petugas jaga melihat ke arah Rizieq Syihab setiba di Polda Jawa Barat di Bandung, 13 Februari 2017. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab diperiksa sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat terkait kasus penistaan lambang negara Pancasila dan pencemaran nama baik Presiden pertama RI Sukarno pada Senin, 13 Februari 2017.

    Rizieq dicecar 36 pertanyaan sekitar 8 jam lebih oleh tim penyidik dari Ditreskrimum Polda Jawa Barat.  "Jadi hari ini saya jawab 36 pertanyaan dan semua tanya soal tesis tentang atau yang berjudul Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariat Islam Di Indonesia," ujar Rizieq seusai diperiksa di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin, 13 Februari 2017.

    Baca juga: Diperiksa Polda Jabar, Rizieq Syihab: Seperti Ujian Tesis

    Secara garis besar kata dia, ke-36 pertanyaan yang dilontarkan oleh tim penyidik yakni berkaitan dengan ihwal sejarah lahirnya gagasan tentang Pancasila hingga keterkaitan dasar negara Republik Indonesia itu dengan penerapan syariat Islam di Tanah Air.

    "Saya buktikan secara ilmiah melalui tesis. Ternyata Pancasila tidak bertentangan dengan Islam, bahkan membuka pintu selebar-lebarnya memberlakukan hukum agama selama dilakukan secara konstitisuional," kata Rizieq.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan pemeriksaan Rizieq sebagai tersangka penistaan lambang negara Pancasila dan pencemaran nama baik belum seluruhnya usai. Hasil penyelidikan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Jawa Barat belum seluruhnya lengkap.

    "Dari hasil pemeriksaan, masih ada beberapa saksi yang akan dihadirkan oleh tim dari Rizieq Shihab ,mereka akan melayangkan beberapa saksi ahli yang akan meringankan, ini yang masih akan kita tunggu daftar nama-namanya dari saksi ahli tersebut untuk kita lakukan pemeriksaan," kata Yusri.

    AMINUDIN A.S.

    Video Terkait:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.