Tahap Perjalanan Suara hingga ke KPU dan Titik Rawannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi surat suara/persiapan Pilkada 2015. ANTARA/Budiyanto

    Ilustrasi surat suara/persiapan Pilkada 2015. ANTARA/Budiyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Berikut ini perlakuan dan perjalanan surat suara dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat provinsi. Juga beberapa titik yang rawan kecurangan.

    Baca juga:
    Pilkada, Dosen Unair: Generasi Muda Cenderung Tidak Golput
    Pilkada DKI, Tiap Kandidat Punya Aplikasi untuk Awasi Suara

    TPS
    (15 Februari 2017, pukul 07.00-13.00 WIB)
    Rawan: Pemilih yang tidak memiliki hak pilih tapi ikut mencoblos.

    Penghitungan surat suara. Dicatat dalam berita acara.
    Rawan: Penggunaan surat suara yang tidak terpakai.

    Kantor Kecamatan
    (16-22 Februari 2017)
    Surat suara dikirim ke kantor kecamatan.
    Rawan: Surat suara bertambah atau berkurang. Terutama untuk perjalanan dengan akses yang buruk atau kepulauan.

    Rekapitulasi surat suara di kecamatan, ditargetkan seminggu.

    KPU Kota
    (23-24 Februari 2017)
    Surat suara dibawa ke KPU Kota. Penghitungan suara berlangsung dalam dua hari.

    Rawan: Surat suara bertambah atau berkurang.

    KPU Provinsi
    (25-27 Februari 2017).

    Surat suara dibawa ke KPU Jakarta. Penghitungan suara berlangsung dalam tiga hari.

     GANGSAR PARIKESIT



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.