Pemerintah Tambah 200 Ribu Hektare Lahan Kedelai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petani memanen kedelai yang ditanam setahun sekali di ladangnya di Kecamatan Nglendah, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (25/7). ANTARA/Regina Safri

    Seorang petani memanen kedelai yang ditanam setahun sekali di ladangnya di Kecamatan Nglendah, Kulonprogo, Yogyakarta, Selasa (25/7). ANTARA/Regina Safri

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian mulai menggenjot produksi kedelai tahun ini dengan menambah luas areal tanam 200 ribu hektare. Upaya ini untuk mencapai target produksi kedelai 1,2 juta ton sepanjang tahun ini.

    Dari 14 komoditas strategis, produksi kedelai termasuk yang mengalami penurunan. Sepanjang tahun ini, produksi padi mencapai 79,1 juta ton, naik 11,7% dari 2014 yang mencapai 70,8 juta ton.

    Produksi jagung mencapai 23,2 juta ton, naik 21,9 persen dari produksi 2 tahun sebelumnya sebesar 19 juta ton. Adapun produksi bawang 1,3 juta ton, naik dari tahun lalu sebesar 1,2 juta ton. Kenaikan serupa juga terjadi pada komoditas cabai 1,918 juta ton, naik dari tahun lalu 1,915 juta ton.

    Sementara produksi kedelai hanya 0,89 juta ton, turun 7,06 persen dari produksi 2014 sebesar 0,96 juta ton. Produksi kedelai yang terus menurun karena terkendala iklim lanina, minat petani berkurang karena harga yang kurang kompetitif. Sehingga, solusi yang dipikirkan ke depan adalah penambahan luas tanam, mitigasi perubahan iklim, dan penetapan harga standar.

    Kasubdit Kedelai dan Aneka Kacang Devi Setiabakti menyampaikan dengan menambah areal tanam 200 ribu hektare, sehingga total area tanam kedelai sepanjang tahun ini seluas 768.226 hektare.

    Dengan luas areal tanam tersebut, harapannya dapat menggenjot produksi kedelai yang tahun ini ditargetkan 1,2 juta ton. Adapun produktivitas kedelai hingga 1,8 ton per hektare.

    Devi menyebut dari target produksi 1,2 juta ton sepanjang tahun ini, hanya mampu memenuhi 50 persen dari total kebutuhan 2,4 juta ton per tahun. Sisanya masih dipenuhi dari impor.

    Kedelai akan menjadi fokus Kementerian Pertanian mulai tahun depan. Salah satunya, perluasan areal tanam kedelai yang ditargetkan mencapai 1,5 juta hektare pada 2018.

    Selain itu, berdasarkan hasil pemetaan, pemerintah membidik peluang 2,4 juta lahan untuk pengembangan kedelai di sejumlah daerah  seperti Aceh, Jawa, NTB, NTT, Sulsel, Kalsel, Kaltim, Sumut, Sumsel, Riau, Jambi, Lampung. "Tahun ini masih fokus di jagung. Sedangkan kedelai akan menjadi fokus tahun depan," kata Devi.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.